PROF. DR. SUTAN NASOMAL: KETEGANGAN GLOBAL MENINGKAT, PRESIDEN RI DIMINTA WASPADA DINAMIKA GEO-POLITIK DUNIA

- Penulis

Minggu, 18 Januari 2026 - 04:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | FAKTAMERAH.COM – Meningkatnya ketegangan geopolitik global akibat konflik dan rivalitas antara kekuatan besar dunia memunculkan kekhawatiran akan eskalasi konflik berskala luas. Menyikapi situasi tersebut, Indonesia dinilai perlu meningkatkan kewaspadaan nasional guna mengantisipasi berbagai kemungkinan terburuk yang dapat berdampak pada stabilitas kawasan dan kepentingan nasional.
Hal tersebut disampaikan Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., pakar hukum internasional dan ekonomi, saat menjawab pertanyaan para pemimpin redaksi media cetak dan daring, di Kantor Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka, Jakarta, Minggu (18/1/2026).
Menurut Prof. Sutan, memanasnya hubungan antara blok Amerika Serikat beserta sekutunya, termasuk Israel, dengan Rusia dan negara-negara sekutunya, berpotensi membelah dunia ke dalam dua kutub kekuatan besar.
“Situasi global saat ini menunjukkan meningkatnya rivalitas strategis antarblok. Negara-negara di luar konflik langsung, termasuk Indonesia, harus mencermati dinamika ini secara serius dan menyiapkan langkah-langkah antisipatif,” ujarnya.
Perang Modern dan Perlombaan Teknologi Militer
Prof. Sutan menjelaskan bahwa sejak berakhirnya Perang Dunia II, negara-negara besar terus melakukan perlombaan teknologi militer. Mulai dari pengembangan rudal jarak jauh, kapal selam bertenaga nuklir, drone tempur, hingga sistem persenjataan tanpa awak.
Ia menilai, industri persenjataan global dibangun secara masif dan tertutup, dengan satu tujuan utama, yakni mempertahankan dominasi dan kekuatan geopolitik.
“Perang modern tidak hanya soal kekuatan militer, tetapi juga penguasaan sumber daya alam, energi, teknologi, hingga logistik jangka panjang,” kata Prof. Sutan.
Kawasan Indo-Pasifik dan Posisi Strategis Indonesia
Dalam pandangannya, kawasan Indo-Pasifik menjadi salah satu titik strategis yang rawan ketegangan karena berdekatan dengan negara-negara besar seperti China, Jepang, Korea, Australia, dan Indonesia sendiri.
Ia menyebut bahwa rivalitas Amerika Serikat dan China, termasuk dinamika di Taiwan serta perang dagang yang berlangsung lebih dari satu dekade terakhir, turut memperbesar potensi konflik di kawasan tersebut.
“Jika ketegangan di Indo-Pasifik meningkat, Indonesia sebagai negara strategis di kawasan ini tidak bisa mengabaikan dampaknya terhadap keamanan nasional,” ujarnya.
Pemerintah Diminta Fokus pada Pertahanan dan Diplomasi
Prof. Sutan menegaskan bahwa Indonesia harus tetap mengedepankan prinsip politik luar negeri bebas aktif, dengan memperkuat pertahanan nasional serta diplomasi internasional.
Ia mendorong Presiden Republik Indonesia Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto untuk memperkuat kesiapsiagaan pertahanan tanpa harus terjebak dalam konflik terbuka.
“Yang paling penting adalah menjaga kedaulatan dan keselamatan rakyat Indonesia. Kesiapan pertahanan harus diimbangi dengan diplomasi aktif agar Indonesia tidak terseret dalam konflik global,” tegasnya.
Penegasan Posisi Narasumber
Pernyataan Prof. Sutan Nasomal merupakan pandangan dan analisis pribadi sebagai pakar, bukan pernyataan resmi negara atau pemerintah. Seluruh analisis disampaikan sebagai bahan refleksi atas dinamika global yang berkembang.
Narasumber:
Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.E., S.H., M.H.
Pakar Hukum Internasional
Presiden Partai Oposisi Merdeka
Pendiri/Pengasuh Ponpes Ass Saqwa Plus

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momentum HUT-RI Ke-81, DPP AWII Tegaskan Komitmen Pengawalan Pers yang Independen dan Merdeka
Amerika “Dikepung Tanpa Perang”, Indonesia Diminta Waspada Hadapi Ancaman Baru
Perang Iran vs Israel Memanas, Prof Sutan Nasomal Peringatkan Ancaman Kelaparan Global
Prof Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Tekan Israel Akui Kemerdekaan Palestina
Prof Dr Sutan Nasomal Kutuk Penggunaan Senjata Termobarik, Serukan Presiden Prabowo Siagakan Kekuatan Pertahanan
Mengangkat Budaya dan Kuliner Indonesia melalui Acara Pelajar di Luar Negeri
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:49 WIB

Momentum HUT-RI Ke-81, DPP AWII Tegaskan Komitmen Pengawalan Pers yang Independen dan Merdeka

Sabtu, 4 April 2026 - 08:50 WIB

Amerika “Dikepung Tanpa Perang”, Indonesia Diminta Waspada Hadapi Ancaman Baru

Kamis, 2 April 2026 - 13:52 WIB

Perang Iran vs Israel Memanas, Prof Sutan Nasomal Peringatkan Ancaman Kelaparan Global

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:44 WIB

Prof Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Tekan Israel Akui Kemerdekaan Palestina

Kamis, 19 Februari 2026 - 04:14 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Kutuk Penggunaan Senjata Termobarik, Serukan Presiden Prabowo Siagakan Kekuatan Pertahanan

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB