Jakarta Barat, FaktaMerah.com – Proyek pembangunan pintu air di kawasan Cengkareng Barat, tepatnya di RT 06/RW 06, menuai sorotan warga setempat. Pengerjaan proyek yang dilakukan oleh PT Jaya Konstruksi diduga memicu banjir akibat penutupan sementara aliran kali menggunakan urukan tanah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek tersebut telah berlangsung selama kurang lebih tiga minggu. Selama proses pengerjaan, aliran air di kali setempat dibendung dengan tanah urug, sehingga menghambat aliran air dan menyebabkan luapan ke permukiman warga saat hujan turun.
Salah satu warga terdampak mengungkapkan, kondisi banjir mulai sering terjadi sejak adanya pembendungan tersebut. “Sejak kali dibendung, setiap hujan turun pasti air meluap dan masuk ke rumah. Sebelumnya tidak separah ini,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga mengaku hingga kini belum melihat adanya langkah konkret dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait untuk mengatasi dampak banjir yang terjadi. Mereka berharap ada penanganan serius agar kondisi ini tidak terus berlarut dan merugikan masyarakat.
Selain itu, warga juga mendesak pihak kontraktor untuk segera melakukan normalisasi aliran kali atau menyediakan jalur alternatif sementara, agar air tetap dapat mengalir dengan lancar selama proyek berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Jaya Konstruksi terkait keluhan warga tersebut. Pemerintah setempat diharapkan segera turun tangan guna mencari solusi serta memastikan pelaksanaan proyek tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
![]()
Penulis : Rizki






