Rp50 Miliar untuk Atlet, Agus Sapto: Kok Mobil Mewah dan Renovasi yang Muncul?

- Penulis

Selasa, 15 September 2026 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktamerah, TANGSEL — Dana hibah KONI Tangerang Selatan yang nilainya disebut mencapai lebih dari Rp50 miliar kembali menjadi sorotan. Pasalnya, muncul dugaan penggunaan anggaran untuk kebutuhan yang dipertanyakan kaitannya dengan pembinaan atlet, termasuk sewa kendaraan dan renovasi ruang pimpinan.

Sekretaris Aliansi Wartawan Independen Indonesia (AWII) DPC Tangerang Raya, Agus Sapto Utomo, S.sos., menilai persoalan tersebut harus dijawab secara terbuka.

“Anggaran sebesar itu seharusnya fokus pada atlet, pelatih dan peningkatan prestasi. Kalau benar ada belanja kendaraan mewah dan renovasi fasilitas pimpinan menggunakan dana hibah, publik wajar bertanya: apa urgensinya dan apa dasar penganggarannya?” tegas Agus.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, AWII tidak bermaksud menghakimi atau menyimpulkan telah terjadi penyimpangan. Namun, munculnya informasi tersebut cukup menjadi alasan bagi pihak berwenang untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Baca Juga:  Dapur SPPG Polres Bulukumba di Bulukumpa, Diresmikan Presiden Prabowo

“Jangan dibalas dengan bantahan normatif. Buka dokumennya, periksa SPJ-nya, cek kontraknya, lihat realisasinya. Kalau memang sesuai aturan, publik harus diberi penjelasan. Kalau ditemukan ketidaksesuaian, harus ada tindakan,” ujarnya.

Agus juga meminta Inspektorat dan aparat penegak hukum tidak hanya melihat nominal hibah, tetapi menelusuri alur penggunaan dana, perencanaan, realisasi, pertanggungjawaban, serta kesesuaian belanja dengan tujuan hibah.

“Atlet berlatih keras untuk mengharumkan nama Tangsel. Jangan sampai keringat atlet justru berhadapan dengan kemewahan pengelola anggaran,” kata Agus.

AWII, lanjut Agus, mendorong transparansi penuh agar dana publik benar-benar memberikan manfaat bagi olahraga dan prestasi atlet Tangerang Selatan.
“Prinsipnya sederhana, uang publik harus kembali untuk kepentingan publik. Jangan sampai dana pembinaan atlet kehilangan arah,” pungkasnya. (red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pramono Anung Apresiasi Pers, Sebut Media Punya Peran Penting Mengawal Pembangunan Jakarta
Kapolres Bima Hadiri Pernikahan Aipda Febrianto, PJU Polres Turut Beri Ucapan Selamat
PKS Tenaga Alih Daya 2026 Ditandatangani, KPH Randublatung Siapkan Mandor Polter
Drainase Rp30 Juta Belum Terlihat, Warga Pasindangan Pertanyakan Dana Desa Rp373 Juta
Sutisna Pimpin PUI Lebak, Delapan Program Islah Jadi Fokus Organisasi
Maulid Nabi 1448 H, Kapolres Kuningan Ajak Personel Teladani Akhlak Rasulullah
Pelayanan PLN Malingping Dinilai Meningkat, Satgas Pendekar Banten Beri Apresiasi
70 Driver Ojol di Kuningan Dapat Servis Motor dan Ganti Oli Gratis dari Polres
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:12 WIB

Rp50 Miliar untuk Atlet, Agus Sapto: Kok Mobil Mewah dan Renovasi yang Muncul?

Senin, 7 September 2026 - 18:29 WIB

Pramono Anung Apresiasi Pers, Sebut Media Punya Peran Penting Mengawal Pembangunan Jakarta

Jumat, 4 September 2026 - 12:42 WIB

Kapolres Bima Hadiri Pernikahan Aipda Febrianto, PJU Polres Turut Beri Ucapan Selamat

Kamis, 3 September 2026 - 09:10 WIB

PKS Tenaga Alih Daya 2026 Ditandatangani, KPH Randublatung Siapkan Mandor Polter

Rabu, 2 September 2026 - 06:27 WIB

Drainase Rp30 Juta Belum Terlihat, Warga Pasindangan Pertanyakan Dana Desa Rp373 Juta

Berita Terbaru