Sidik Jari di Botol Vape Bongkar Pembunuh Satu Keluarga di Paoman

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, FaktaMerah.com – Upaya tersangka Ririn Rifanto alias Irin untuk mengaburkan keterlibatannya dalam pembantaian satu keluarga di Jalan Siliwangi, Kelurahan Paoman, akhirnya runtuh.

Meski sempat mencoba merapikan lokasi kejadian dan menghilangkan jejak, sains forensik kepolisian berhasil menemukan bukti krusial yang tidak terbantahkan.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H mengungkapkan bahwa titik terang pengungkapan kasus ini bermula dari kejelian Tim Inafis saat menyisir setiap jengkal rumah korban.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyidik menemukan jejak sidik jari laten yang identik dengan tersangka di benda-benda yang sebelumnya dianggap sepele.

“Tersangka Ririn awalnya mencoba membangun alibi bahwa dirinya tidak masuk ke area privasi korban. Namun, hasil olah TKP berkata lain. Tim identifikasi menemukan sidik jari identik milik Ririn di pintu geser yang menghubungkan ruang tengah dengan area kamar,” jelas Kombes Hendra, Senin (11/5/2026)

Baca Juga:  320 WNA Sindikat Judi Online Digerebek di Jakarta Barat, Bareskrim Lakukan Penahanan Besar-besaran

Lebih lanjut, bukti yang paling telak ditemukan di dalam kamar korban Sachroni. Polisi menemukan sebuah botol obat nyamuk semprot merk Vape berwarna kuning yang menyisakan sidik jari tersangka. Benda ini diduga sempat dipegang oleh tersangka saat ia memastikan korbannya benar- benar tidak lagi bernyawa.

“Sidik jari di botol obat nyamuk itu identik. Ini membuktikan bahwa tersangka berada di titik terdalam rumah tersebut untuk mengeksekusi para korban. Pemadanan data dengan basis data E-KTP nasional mengonfirmasi 100 persen bahwa itu adalah jejak Ririn,” tegas Hendra.

Temuan ilmiah ini menjadi fondasi kuat bagi penyidik untuk menjerat Ririn dengan pasal pembunuhan berencana.

Kepolisian menegaskan bahwa sekeras apa pun upaya pelaku membersihkan darah dan merapikan kasur, jejak mikroskopis yang tertinggal telah menjadi saksi bisu kekejaman mereka.

Loading

Penulis : Eka Hermawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Amankan Sejumlah Senjata Tajam Pascabentrokan Jalan Tambak Menteng, Pengamanan Diperketat
Bentrokan Warga di Menteng Jakarta Pusat Tewaskan Satu Orang, Polisi Selidiki Motif
Viral Rekaman CCTV Dugaan Percobaan Pencurian Mobil Pikap di Sindang Jaya, Pelaku Kabur Usai Dipergoki Warga
Usai Pengungkapan Dugaan Penyelundupan 12 Motor ke Sumatera, Warga Datangi Polsek Tambora untuk Cek Kendaraan Hilang
Remaja Pengancam Pedagang dengan Golok di Citeureup Resmi Jadi Tersangka, Polisi Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Premanisme
Viral Dugaan Penusukan Acak di Tangerang, Polisi Dalami Rangkaian Kasus dan Identitas Korban
Polres Majalengka Gulung Dua Pengedar Tembakau Sintetis di Cigasong, Sita iPhone 12 dan Barang Bukti Narkotika
Pembiaran Atau Dibiarkan?, Peredaran Obat Keras Terlarang Daftar G Dipertanyakan, Tim Media Temukan Dua Kios Beroperasi di Wilayah Hukum Polsek Serpong
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 09:29 WIB

Polisi Amankan Sejumlah Senjata Tajam Pascabentrokan Jalan Tambak Menteng, Pengamanan Diperketat

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:01 WIB

Bentrokan Warga di Menteng Jakarta Pusat Tewaskan Satu Orang, Polisi Selidiki Motif

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:14 WIB

Viral Rekaman CCTV Dugaan Percobaan Pencurian Mobil Pikap di Sindang Jaya, Pelaku Kabur Usai Dipergoki Warga

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:36 WIB

Usai Pengungkapan Dugaan Penyelundupan 12 Motor ke Sumatera, Warga Datangi Polsek Tambora untuk Cek Kendaraan Hilang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:50 WIB

Remaja Pengancam Pedagang dengan Golok di Citeureup Resmi Jadi Tersangka, Polisi Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Premanisme

Berita Terbaru