Jakarta, FaktaMerah.com – Dalam momentum Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Pemimpin Redaksi (Pimpred) Postnewstime, Usman Putra Betawi, menyatakan sikap tegas dengan menyerukan perang melawan narkoba sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda Indonesia.
Menurut Usman, peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika telah menjadi ancaman serius yang tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan moral, masa depan keluarga, serta mengganggu stabilitas bangsa.
“Perang terhadap narkoba tidak boleh berhenti. Tidak ada ruang bagi pengedar, bandar, maupun pelaku perusak generasi bangsa. Semua elemen masyarakat harus bersatu melawan kejahatan narkotika,” tegas Usman, Minggu (28/6/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Peran keluarga, sekolah, media massa, tokoh masyarakat, hingga generasi muda dinilai sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.
Usman juga mengajak masyarakat agar tidak takut melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing. Menurutnya, keberanian masyarakat menjadi salah satu kunci memutus mata rantai peredaran narkoba.
Momentum HANI 2026 sendiri mengusung semangat memperkuat perlindungan generasi muda dari ancaman narkotika melalui kolaborasi seluruh elemen bangsa.
Sebagai insan pers, Usman menegaskan bahwa Postnewstime berkomitmen mendukung pemberantasan narkoba melalui pemberitaan yang edukatif, objektif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Media memiliki tanggung jawab moral untuk mengedukasi publik. Kami akan terus menyuarakan bahaya narkoba dan mendukung setiap upaya pemberantasan demi menyelamatkan generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Usman menyampaikan pesan yang kuat kepada seluruh masyarakat Indonesia:
“Katakan dengan tegas: Tolak Narkoba! Lawan Peredarannya! Selamatkan Generasi Bangsa. Lebih baik berjuang menjaga masa depan daripada menyesal karena narkoba menghancurkan kehidupan.”
Reporter: Mario
![]()







