Kaltara Pertahankan Predikat Provinsi Paling Rukun se-Kalimantan, Gubernur Zainal Minta FKUB Perkuat Deteksi Dini

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG SELOR, FAKTAMERAH.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kerukunan umat beragama. Berdasarkan Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB), Kaltara kembali mencatatkan capaian sebagai provinsi dengan tingkat kerukunan tertinggi di Pulau Kalimantan serta berada di jajaran terbaik secara nasional.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., usai menerima audiensi jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Utara di Tanjung Selor, Kamis (16/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan FKUB dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat komunikasi lintas agama di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Pelaksana Tugas Ketua FKUB Kaltara, Wiyono Adie, menyampaikan bahwa capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama Kaltara masih berada di peringkat teratas secara regional Kalimantan dan tetap masuk kategori terbaik di tingkat nasional.

“Untuk wilayah Kalimantan, Kaltara masih menjadi provinsi dengan indeks kerukunan tertinggi. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Zainal Arifin Paliwang memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus FKUB atas dedikasi mereka dalam membangun dialog lintas agama dan menjaga keharmonisan masyarakat.

Baca Juga:  Gubernur Kaltara Paparkan Potensi Investasi Strategis di Forum Rakerkonas APINDO 2026

“Terima kasih atas kerja keras seluruh pengurus FKUB. Prestasi ini membanggakan Kalimantan Utara dan harus terus dipertahankan,” kata Gubernur.

Menurutnya, kerukunan merupakan modal utama dalam mendukung pembangunan daerah. Stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial menjadi fondasi penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Meski demikian, Gubernur mengingatkan agar seluruh pihak tidak cepat berpuas diri. Ia meminta FKUB terus meningkatkan berbagai program pembinaan masyarakat serta memperluas komunikasi hingga ke tingkat akar rumput.

Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya penguatan sistem deteksi dini terhadap potensi konflik sosial maupun gesekan antarwarga. Menurutnya, setiap indikasi yang muncul harus segera dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan aparat terkait agar dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.

Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga kerukunan, meningkatkan toleransi, serta memastikan Kalimantan Utara tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan inklusif bagi seluruh masyarakat.

(Levi)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Kuningan Tinjau Korban Puting Beliung di Mekarsari, 80 Rumah Terdampak
Petani Keluhkan Material Bekas Galian Oplah Rawa di Sidrap, Batu Besar Berserakan di Sawah
Majelis Taklim Al-Yusro Gelar Kajian Akbar Bersama Ustaz Nur Maulana di Cikutra Bandung
Polres Kuningan Edukasi Masyarakat Tertib Berlalu Lintas melalui Talkshow Radio
Proyek Irigasi Tersier Rp100 Juta di Malingping Utara Disorot, Warga Pertanyakan Kualitas Pekerjaan
DAP Wilayah III Doberay dan Polsek Teminabuan Sosialisasikan Kamtibmas di Pasar Ampera
Ratusan Warga Lippo Village Gelar Aksi Damai, Tuntut Kejelasan PSU, AJB, dan IPKL
Proyek TPT Sumur Bandung Senilai Rp59,2 Juta Disorot, Aktivis YLPK PERARI Minta Pemeriksaan Teknis
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Kuningan Tinjau Korban Puting Beliung di Mekarsari, 80 Rumah Terdampak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Petani Keluhkan Material Bekas Galian Oplah Rawa di Sidrap, Batu Besar Berserakan di Sawah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:03 WIB

Majelis Taklim Al-Yusro Gelar Kajian Akbar Bersama Ustaz Nur Maulana di Cikutra Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Polres Kuningan Edukasi Masyarakat Tertib Berlalu Lintas melalui Talkshow Radio

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Proyek Irigasi Tersier Rp100 Juta di Malingping Utara Disorot, Warga Pertanyakan Kualitas Pekerjaan

Berita Terbaru