Usman, Pimpinan Redaksi Postnewstime: Kekerasan terhadap Wartawan Tidak Boleh Dinormalisasi

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, FaktaMerah.com – Pimpinan Redaksi Postnewstime, Usman, mengecam keras masih terjadinya tindakan intimidasi dan kekerasan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul viralnya pemberitaan mengenai seorang wartawan yang diduga menjadi korban pengeroyokan dan perusakan kendaraan saat melakukan peliputan dugaan penyuntikan gas subsidi di wilayah Rumpin, Bogor.

Menurut Usman, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa profesi wartawan masih menghadapi berbagai ancaman di lapangan, mulai dari penghinaan, intimidasi, penghalangan peliputan, hingga dugaan tindak kekerasan.

“Peristiwa seperti ini sangat memprihatinkan. Wartawan hadir untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Jika ada keberatan terhadap pemberitaan, penyelesaiannya harus melalui mekanisme hukum, hak jawab, hak koreksi, atau Dewan Pers, bukan dengan intimidasi maupun kekerasan,” tegas Usman.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa kebebasan pers merupakan bagian penting dari demokrasi dan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Oleh karena itu, setiap wartawan berhak memperoleh perlindungan hukum saat menjalankan tugas jurnalistik sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Ulang Tahun Pimpinan Redaksi Faktamerah.com, Mario: Momentum Perkuat Integritas dan Independensi Pers

Usman juga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan pengeroyokan dan perusakan tersebut secara profesional, transparan, dan berkeadilan, sehingga memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

“Jangan sampai kekerasan terhadap wartawan dianggap hal biasa. Setiap bentuk ancaman terhadap insan pers merupakan ancaman terhadap kebebasan memperoleh informasi bagi masyarakat,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Usman mengajak seluruh wartawan di Indonesia untuk tetap profesional, berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik, serta tidak gentar dalam menyampaikan fakta kepada publik. Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar menghormati kerja jurnalistik dan menyelesaikan setiap sengketa pemberitaan melalui jalur yang telah diatur oleh hukum.

“Pers bukan musuh negara maupun musuh masyarakat. Wartawan adalah pengawal demokrasi dan penyambung suara rakyat. Sudah saatnya seluruh pihak menghentikan segala bentuk penghinaan, intimidasi, ancaman, maupun kekerasan terhadap insan pers demi terwujudnya kebebasan pers yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab,” tutup Usman.

(Mario)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maripin Munthe, Ketum AKRINDO, Kecam Pelaku Penghinaan dan Intimidasi terhadap Pekerja Wartawan
FPII Kecam Pernyataan Presiden yang Dinilai Melabeli Wartawan “Londo Ireng”, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Dir Intelkam Polda Papua Barat Daya: Noken Center Perkuat Nilai Luhur Budaya Papua dan Pancasila
Tokoh Inspiratif: Achmad Daroni ST Pegang Teguh Prinsip Persaudaraan di Atas Segala Kepentingan
PERUMDAM TKR Perkuat Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Melalui Penyediaan Air
Demo Mahasiswa di Monas, Polisi Siagakan Ribuan Personel untuk Amankan Jalannya Aksi
Mario, Pimpinan Redaksi FaktaMerah, Ajak Pimpred dan Wartawan Kembalikan Marwah dan Martabat Pers Indonesia
DPP BPPKB Banten Tegaskan akan Gugat Ormas yang Menyerupai Nama dan Logonya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:42 WIB

Usman, Pimpinan Redaksi Postnewstime: Kekerasan terhadap Wartawan Tidak Boleh Dinormalisasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:12 WIB

Maripin Munthe, Ketum AKRINDO, Kecam Pelaku Penghinaan dan Intimidasi terhadap Pekerja Wartawan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:19 WIB

FPII Kecam Pernyataan Presiden yang Dinilai Melabeli Wartawan “Londo Ireng”, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

Dir Intelkam Polda Papua Barat Daya: Noken Center Perkuat Nilai Luhur Budaya Papua dan Pancasila

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Tokoh Inspiratif: Achmad Daroni ST Pegang Teguh Prinsip Persaudaraan di Atas Segala Kepentingan

Berita Terbaru