Kuasa Hukum Moratua Gajah Sampaikan Tanggapan Terbuka, Soroti Penerapan Pasal UU ITE dalam Laporan Polisi

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, FaktaMerah.com – Tim kuasa hukum Moratua Gajah menyampaikan tanggapan terbuka terkait laporan polisi yang diajukan terhadap kliennya serta penerapan pasal dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang digunakan dalam proses penanganan perkara di Polres Dairi, Sumatera Utara, Senin (27/7/2026).

Dalam pernyataan resmi yang ditandatangani Beringin Tua Sigalingging, S.H., M.H. bersama delapan advokat lainnya, kuasa hukum menyebut kliennya keberatan atas tuduhan dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik sebagaimana tercantum dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/264/VII/2026/SPKT/Polres Dairi/Polda Sumut tertanggal 16 Juli 2026 yang dilaporkan oleh Zulkarnain Berutu.

Menurut kuasa hukum, pernyataan yang disampaikan Moratua Gajah di media sosial merupakan bagian dari diskusi mengenai sejarah dan tarombo marga Gajah, serta mengutip pendapat yang sebelumnya pernah disampaikan oleh pihak lain. Oleh karena itu, mereka menilai tuduhan yang diarahkan kepada kliennya tidak berdasar.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, tim kuasa hukum juga mengungkapkan bahwa Moratua Gajah telah membuat laporan balik pada 22 Juli 2026 terhadap pelapor atas dugaan pencemaran nama baik melalui ketentuan UU ITE yang berlaku. Namun demikian, proses hukum atas kedua laporan tersebut masih berjalan dan belum terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Baca Juga:  Diduga Alami Intimidasi Saat Konfirmasi, Ketua FWJI Indramayu Tempuh Jalur Hukum

Selain menyampaikan keberatan terhadap substansi laporan, kuasa hukum juga menyoroti penerapan dasar hukum yang digunakan dalam proses penanganan perkara. Mereka berpendapat bahwa laporan polisi masih mengacu pada ketentuan Pasal 27 ayat (3) UU Nomor 11 Tahun 2008, yang menurut mereka telah mengalami perubahan melalui UU Nomor 1 Tahun 2024.
Tim kuasa hukum juga mempertanyakan penggunaan Pasal 28 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2024 dalam surat undangan klarifikasi yang diterima kliennya. Menurut mereka, pasal tersebut mengatur mengenai penyebaran informasi bohong yang merugikan konsumen dalam transaksi elektronik dan dinilai tidak berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik.

Berdasarkan hal tersebut, kuasa hukum meminta Polres Dairi memberikan klarifikasi tertulis mengenai penerapan pasal yang digunakan, meninjau kembali kelayakan laporan yang telah diterima, serta menyatakan akan menempuh mekanisme pengaduan ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri apabila tidak memperoleh penjelasan yang dinilai memadai.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari Polres Dairi maupun pihak pelapor, Zulkarnain Berutu, terkait pernyataan yang disampaikan kuasa hukum Moratua Gajah.

(BHR)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praperadilan Ida di PN Depok Masuki Babak Akhir, Kuasa Hukum Soroti Bukti Penetapan Tersangka
Ketua LSM KPK PBD Soroti Dugaan Sengketa Tanah Adat di Proyek Dermaga Folley Senilai Rp186 Miliar
PJS Papua Barat Daya Desak KPK Cermati Dugaan Kejanggalan Pengurusan Dana Pensiun PNS di Sorong
Aliansi Peduli Banten Soroti Perbedaan Pasal Kasus Masjid Sentiong, Minta Penjelasan Polisi dan Jaksa
Dugaan Pencabulan Anak di Malingping Lebak Disorot, Rudiana Minta Polisi Usut Tuntas
Multatuli Justice Law Firm Hadir di Lebak, Buka Layanan Konsultasi dan Pendampingan Hukum
Persoalkan Pemberitaan, Ultra Addiction Center Adukan Kupasmerdeka.com ke Dewan Pers
Ahli Waris Bong Kon Ho Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan Pelaksanaan RUPS Sejak 2006
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Praperadilan Ida di PN Depok Masuki Babak Akhir, Kuasa Hukum Soroti Bukti Penetapan Tersangka

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Ketua LSM KPK PBD Soroti Dugaan Sengketa Tanah Adat di Proyek Dermaga Folley Senilai Rp186 Miliar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:18 WIB

PJS Papua Barat Daya Desak KPK Cermati Dugaan Kejanggalan Pengurusan Dana Pensiun PNS di Sorong

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:32 WIB

Aliansi Peduli Banten Soroti Perbedaan Pasal Kasus Masjid Sentiong, Minta Penjelasan Polisi dan Jaksa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Malingping Lebak Disorot, Rudiana Minta Polisi Usut Tuntas

Berita Terbaru