Jakarta — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-103 PAM JAYA menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran air bersih sebagai fondasi utama kesehatan publik di Jakarta.
Ketua Umum Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia, Agung Nugroho, menilai selama lebih dari satu abad PAM JAYA tidak sekadar menjalankan fungsi pelayanan teknis, tetapi juga memegang peran strategis dalam pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas hidup warga.
“Air bersih adalah layanan kesehatan paling hulu. Ketika PAM JAYA mampu memastikan akses air minum yang aman dan terjangkau, maka sesungguhnya mereka sedang menurunkan risiko penyakit dan memperkuat ketahanan kesehatan warga Jakarta,” kata Agung Nugroho dalam keterangannya, Selasa (23/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Agung, berbagai penyakit berbasis lingkungan seperti diare, infeksi kulit, hingga gangguan kesehatan kronis masih memiliki keterkaitan erat dengan kualitas dan ketersediaan air bersih. Karena itu, upaya transformasi layanan PAM JAYA harus dipandang sebagai investasi kesehatan jangka panjang, bukan semata proyek infrastruktur.
Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi Jakarta, mulai dari pencemaran sumber air, ketergantungan pada air tanah, hingga ketimpangan akses di kawasan padat penduduk. Dalam konteks tersebut, Agung menilai keberpihakan PAM JAYA terhadap prinsip keadilan layanan menjadi kunci.
“Di usia ke-103 ini, tantangannya bukan hanya memperluas jaringan, tetapi memastikan air bersih benar-benar diperlakukan sebagai hak dasar warga. Ketika aksesnya adil, beban fasilitas kesehatan akan berkurang dan kualitas hidup masyarakat meningkat,” ujarnya.
Agung berharap PAM JAYA terus memperkuat komitmen pada kualitas air minum perpipaan, transparansi layanan, serta kolaborasi dengan masyarakat sipil. Menurutnya, masa depan kesehatan Jakarta sangat ditentukan oleh keberhasilan menjaga air sebagai sumber kehidupan bersama.
“Selamat HUT ke-103 PAM JAYA. Teruslah mengalirkan kehidupan dan membangunkan masa depan kesehatan Jakarta yang lebih baik, tangguh, dan berkeadilan,” pungkas Agung. 💧







