14 Kandang Unggas di Bantaran Kali Sunter Cipinang Melayu Ditertibkan

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 05:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, faktamerah.com – Sebanyak 14 kandang unggas yang berdiri di bantaran Kali Sunter, tepatnya di RT 02 dan RT 04 RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, ditertibkan petugas gabungan pada Kamis (27/11).

Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Cipinang Melayu, Erwin, menjelaskan bahwa sebelum penertiban dilakukan, pihaknya telah memberikan sosialisasi kepada para pemilik kandang mengenai pelanggaran dan dampak lingkungan yang ditimbulkan.

“Awalnya hanya satu kandang, namun lama-kelamaan bertambah hingga menjadi 14. Warga merasa resah karena bau tidak sedap dan lingkungan menjadi tidak nyaman. Mereka melapor ke kelurahan untuk ditertibkan, dan langsung kami tindak lanjuti,” ujar Erwin.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penertiban melibatkan sekitar 30 personel gabungan, terdiri dari Satpol PP, petugas PPSU, serta bantuan dari pengurus RT/RW dan unsur LMK setempat.

Erwin menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan penyisiran di sepanjang bantaran Kali Sunter dan kawasan kolong rel Kereta Cepat Indonesia–China (KCIC). Hal ini dilakukan karena warga meminta seluruh kandang unggas di wilayah tersebut ditertibkan guna menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Baca Juga:  Barisan 8 Center Gelar Buka Puasa Bersama Anak Jalanan di Sekolah Bingkai Jalanan Senen Jakarta

“Kami akan sisir secara berkala karena di bantaran kali dan kolong KCIC masih banyak kandang unggas. Semua akan ditertibkan, dan kami akan berkoordinasi dengan Sudin KPKP Jakarta Timur,” jelasnya.

Sementara itu, anggota LMK RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Subagyo, menyambut baik penertiban tersebut. Menurutnya, keberadaan kandang unggas di area itu sudah lama dikeluhkan warga, terutama saat musim hujan karena memicu bau menyengat dan kotoran yang bertebaran.

“Bantaran Kali Sunter awalnya steril, tetapi belakangan dimanfaatkan warga untuk membangun kandang unggas. Bahkan lahan kosong yang sudah dibebaskan pemerintah juga dijadikan tempat kandang,” ungkapnya.

( Ramdani )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satpol PP Jakarta Barat Amankan 10 Jukir Liar di Cengkareng
Semangat Kemanusiaan Mengalir di JNE, Aksi Donor Darah Kolaborasi HSE Security dan PMI Jadi Sorotan
Langsung Tancap Gas! Bang Deni Jadi Ketua LSPI Jaksel, SK dan KTA Disubsidi
Sinergi Tiga Pilar Tambora dan Warga, Kerja Bakti Massal Ciptakan Lingkungan Bersih dan Nyaman
Berkedok Pijat Keluarga, “Cahaya Bugar VI” Cengkareng Diduga Layani Prostitusi via MiChat, Tarif Capai Rp400 Ribu
Cegah Kriminalitas, Polisi dan Tiga Pilar Intensif Patroli di Tambora
Kapolda Metro Jaya Ingatkan Ormas DKI: Waspada Gangguan Kamtibmas Jelang Idulfitri 2026
Barisan 8 Center Gelar Buka Puasa Bersama Anak Jalanan di Sekolah Bingkai Jalanan Senen Jakarta
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 23:47 WIB

Satpol PP Jakarta Barat Amankan 10 Jukir Liar di Cengkareng

Rabu, 29 April 2026 - 08:05 WIB

Semangat Kemanusiaan Mengalir di JNE, Aksi Donor Darah Kolaborasi HSE Security dan PMI Jadi Sorotan

Minggu, 19 April 2026 - 15:04 WIB

Langsung Tancap Gas! Bang Deni Jadi Ketua LSPI Jaksel, SK dan KTA Disubsidi

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:46 WIB

Sinergi Tiga Pilar Tambora dan Warga, Kerja Bakti Massal Ciptakan Lingkungan Bersih dan Nyaman

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:35 WIB

Berkedok Pijat Keluarga, “Cahaya Bugar VI” Cengkareng Diduga Layani Prostitusi via MiChat, Tarif Capai Rp400 Ribu

Berita Terbaru