Polres Metro Bekasi Tangkap Pengedar Obat Keras di Cikarang Barat, Ratusan Tramadol Disita

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, FaktaMerah.com – Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi kembali mengungkap kasus peredaran obat keras tanpa izin di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Seorang pria berinisial AMR (29) diamankan dalam operasi tersebut.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 21.40 WIB. Tersangka diduga terlibat dalam aktivitas peredaran obat keras di wilayah tersebut.

“Penindakan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberantas peredaran obat keras tanpa izin, yang berdampak negatif terutama bagi generasi muda,” ujar Sumarni dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, antara lain 295 butir obat jenis Hexymer, 90 butir Tramadol, uang tunai sebesar Rp917.000 yang diduga hasil penjualan, serta satu unit telepon genggam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka diduga menjalankan aktivitas penjualan obat keras tersebut di kawasan Cikarang Barat. Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terkait jaringan peredaran serta asal-usul barang.

Baca Juga:  Polisi Bongkar Pabrik Sabu di Jakarta Pusat, Ratusan Gram Barang Bukti Disita

“Tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Metro Bekasi untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sumarni mengungkapkan bahwa sejak Januari hingga 5 Mei 2026, pihaknya bersama jajaran telah menangani 216 kasus narkotika dan obat keras dengan total 286 tersangka. Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita berbagai barang bukti, di antaranya sabu seberat 275,75 gram, ganja 3.235,03 gram, 385.000 butir obat keras, 120 butir ekstasi, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika maupun obat keras ilegal.

“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tutupnya.

Loading

Penulis : Eka Hermawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Pria yang Diduga Bawa Kabur Honda PCX dari Showroom Tambora
Perselisihan Topi Berujung Kekerasan, Dua Terduga Pelaku Diamankan Polres Cilegon
Polisi Ungkap Fakta Dugaan Begal di Cilopang Garut, Laporan Ternyata Palsu
Mesin Kapal Rp10 Juta Hilang di Paotere, Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku
Rp285 Juta Raib dari Toko Baja di Talaga, Polisi Ringkus 3 Tersangka
Motor Warga Indramayu Hilang Dicuri, 3 Hari Kemudian Dikembalikan Polisi Tanpa Biaya
CCTV Buka Jejak Curanmor di Tambora, Dua Residivis Dibekuk Tim Tiger
Polda Jabar Bongkar “Pancasona Family”, 12 Orang Jadi Tersangka Penipuan Kendaraan Online
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Polisi Tangkap Pria yang Diduga Bawa Kabur Honda PCX dari Showroom Tambora

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Perselisihan Topi Berujung Kekerasan, Dua Terduga Pelaku Diamankan Polres Cilegon

Senin, 21 September 2026 - 16:05 WIB

Polisi Ungkap Fakta Dugaan Begal di Cilopang Garut, Laporan Ternyata Palsu

Selasa, 8 September 2026 - 08:02 WIB

Mesin Kapal Rp10 Juta Hilang di Paotere, Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku

Rabu, 2 September 2026 - 14:57 WIB

Rp285 Juta Raib dari Toko Baja di Talaga, Polisi Ringkus 3 Tersangka

Berita Terbaru