Ketum PTN Desak Audit Independen dan Evaluasi Menyeluruh Kinerja PLN

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FAKTAMERAH.COM – Di tengah gelombang aksi demonstrasi ratusan massa yang berlangsung di Kantor Pusat PLN dan Gedung KPK beberapa hari lalu, Ketua Umum Perempuan Tangguh Nuasantara (PTN) Dra. Kasihhati memberikan pernyataan tegas, keras dan tanpa kompromi saat ditemui wartawan di kediamannya, di Jakarta, sabtu (13/6).

Ia menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap tuntutan aksi massa, sekaligus kembali melontarkan kritik tajam yang menyentuh akar permasalahan krisis di tubuh perusahaan listrik negara tersebut.

“Apa yang terjadi di PLN saat ini bukan lagi sekadar kesalahan manajemen biasa — ini adalah penjarahan besar-besaran yang terstruktur, sistematis, dan berkedok jabatan! Coba lihat datanya: sejak Darmawan Prasodjo menjabat Dirut pada 2021, kerugian melonjak terus tanpa henti: Rp28,1 triliun, lalu Rp36,7 triliun, Rp42,9 triliun, Rp48,3 triliun, Rp51,2 triliun, dan kini diprediksi menembus lebih dari Rp55 triliun di tahun 2026. Angka ini bukan kebetulan, tapi bukti nyata bahwa aset negara dijadikan sapi perah untuk mengisi kantong segelintir orang saja!” tegas Kasihhati geram.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, peristiwa pemadaman total atau blackout yang melumpuhkan seluruh wilayah Sumatera beberapa bulan lalu adalah tanda paling nyata runtuhnya tanggung jawab manajemen Perusahaan Listrik Negara.

“Blackout itu bukan kecelakaan teknis yang tak terduga ! Itu adalah akibat kelalaian berat, bahkan patut diduga ada unsur kesengajaan akibat sistem yang sudah korup dari akarnya. Bagaimana mungkin sistem pengamanan otomatis yang seharusnya menjaga pasokan listrik gagal total? Ini membahayakan nyawa rakyat, menghentikan perekonomian daerah, tapi tidak ada satu pun pertanggungjawaban yang jelas dari pucuk pimpinan PLN!” tukas Kasihhati.

Ia semakin meluapkan kemarahannya saat menyinggung dugaan penyelewengan dana yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat.

Baca Juga:  Prof Dr Sutan Nasomal Peringatkan Presiden RI: Waspadai Reaksi Alam hingga Ancaman Bencana “Hujan Mikroplastik” di Indonesia

“Yang paling menjijikkan dan tak berperikemanusiaan: di tengah rakyat merana karena beban ekonomi makin berat dan harga kebutuhan melonjak, justru tercium bau busuk korupsi pada dana Tanggung Jawab Sosial (CSR)! Dana yang harusnya meringankan penderitaan masyarakat, malah diduga dikorupsi lewat modus proyek fiktif, penggelembungan anggaran, dan kongkalikong dengan pihak vendor serta oknum internal PLN.”Itub adalah kejahatan kejam yang menginjak-injak hak hidup rakyat kecil demi keserakahan pribadi!” tandasnya.

Dra. Kasihhat secara tegas menyatakan dukungannya terhadap seluruh tuntutan yang disampaikan dalam aksi mahasiswa beberapa hari lalu.

“Kami berdiri tegak sepenuhnya bersama massa aksi! Segera copot dan periksa secara menyeluruh Dirut Darmawan Prasodjo tanpa kompromi sedikit pun! Usut tuntas dugaan keterlibatannya di balik terjadinya pemadaman besar di Sumatera itu. Copot juga Direktur SDM Yusuf Didi Setiarto yang bertindak sewenang-wenang memberhentikan kepala PLN daerah secara mendadak dan sepihak tanpa prosedur yang sah — ini bukti kekuasaan disalahgunakan untuk melindungi lingkaran sendiri. Dan yang tak kalah penting: lakukan audit independen yang terbuka, menyeluruh, dan bisa dipertanggungjawabkan terhadap seluruh pengelolaan dana CSR serta anggaran pengadaan barang dan jasa. Jangan biarkan satu rupiah hasil jerih payah rakyat lenyap begitu saja!”

Di akhir wawancara, Ketum Perempuan Tangguh Nusantara juga melontarkan ultimatum keras yang ditujukan kepada KPK, Kementerian BUMN, serta jajaran pimpinan PLN.

“Ingat baik-baik! Kemarahan rakyat yang meluap belakangan ini bukan lagi gertakan kosong, karenanya harus ada tindakan nyata, tegas, dan bukan sekadar janji manis di atas kertas, maka kami mengultimatum agar terduga pencuri kekayaan negara dilingkup PLN dapat diusut, agar keadilan benar-benar ditegakkan ! Jangan pernah meremehkan kekuatan rakyat yang sudah lama diperas dan dibohongi!” pungkasnya.

(Redaksi/Tim)

 

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Rotasi 146 Perwira Polri, Ini Daftar Jabatan Strategis dan 14 Kapolres yang Berganti
Usman, Pimpinan Redaksi Postnewstime: Kekerasan terhadap Wartawan Tidak Boleh Dinormalisasi
Maripin Munthe, Ketum AKRINDO, Kecam Pelaku Penghinaan dan Intimidasi terhadap Pekerja Wartawan
FPII Kecam Pernyataan Presiden yang Dinilai Melabeli Wartawan “Londo Ireng”, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Dir Intelkam Polda Papua Barat Daya: Noken Center Perkuat Nilai Luhur Budaya Papua dan Pancasila
Tokoh Inspiratif: Achmad Daroni ST Pegang Teguh Prinsip Persaudaraan di Atas Segala Kepentingan
PERUMDAM TKR Perkuat Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Melalui Penyediaan Air
Demo Mahasiswa di Monas, Polisi Siagakan Ribuan Personel untuk Amankan Jalannya Aksi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:07 WIB

Kapolri Rotasi 146 Perwira Polri, Ini Daftar Jabatan Strategis dan 14 Kapolres yang Berganti

Senin, 27 Juli 2026 - 16:42 WIB

Usman, Pimpinan Redaksi Postnewstime: Kekerasan terhadap Wartawan Tidak Boleh Dinormalisasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:12 WIB

Maripin Munthe, Ketum AKRINDO, Kecam Pelaku Penghinaan dan Intimidasi terhadap Pekerja Wartawan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:19 WIB

FPII Kecam Pernyataan Presiden yang Dinilai Melabeli Wartawan “Londo Ireng”, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

Dir Intelkam Polda Papua Barat Daya: Noken Center Perkuat Nilai Luhur Budaya Papua dan Pancasila

Berita Terbaru