Diplomasi Spiritual Global GMRI Jadi Sorotan, Jacob Ereste Dorong Indonesia Jadi Mercusuar Dunia

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FAKTAMERAH.COM – Gagasan besar tentang diplomasi spiritual global untuk memperkuat peradaban manusia kembali mengemuka melalui pemikiran Jacob Ereste. Konsep ini lahir dari tradisi diskusi rutin Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia (GMRI) yang telah berlangsung konsisten sejak 2024 di Jakarta Pusat.

Pertemuan yang digelar secara berkala setiap Senin-Kamis atau Kamis-Senin tersebut menjadi ruang dialog terbuka bagi para sahabat dan kerabat GMRI. Meski berlangsung secara nonformal, diskusi ini dikenal produktif, menghasilkan berbagai gagasan yang kerap dipublikasikan melalui media massa dan menjadi bahan refleksi publik.

Selama lebih dari satu tahun berjalan, hasil diskusi tersebut bahkan dinilai layak dihimpun menjadi sebuah buku bunga rampai. Hal ini menunjukkan konsistensi GMRI dalam membangun budaya intelektual berbasis nilai moral, etika, dan spiritualitas.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam praktiknya, forum ini mengedepankan suasana santai namun tetap beretika. Setiap peserta bebas menyampaikan pandangan, kritik, maupun pertanyaan yang kemudian dibahas secara terbuka dan demokratis. Nilai-nilai kesantunan tetap dijaga melalui tradisi penyebutan seperti Romo, Gus, Mas, Mbakyu, hingga Bunda, yang mencerminkan penghormatan antarpeserta.

Selain diskusi, tradisi ini juga memiliki ciri khas dalam sajian kuliner sederhana, seperti kopi, beras kencur, hingga pisang rebus, yang menjadi bagian dari identitas kebersamaan. Suasana hangat ini turut memperkuat ikatan emosional sekaligus memperdalam pembahasan berbagai isu, mulai dari persoalan sosial hingga kebijakan publik.

Baca Juga:  Momentum HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025, Lomba Antar Ranting PGRI Parungpanjang Berlangsung Meriah dan Penuh Semangat

Lebih jauh, GMRI tidak hanya berhenti pada diskusi, tetapi juga aktif menjalin silaturahmi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga, organisasi masyarakat, hingga tokoh nasional dan internasional. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membumikan kesadaran spiritual sebagai fondasi peradaban manusia.

Salah satu gagasan utama yang kini didorong adalah diplomasi spiritual global. Program ini dirancang melalui pendekatan hubungan internasional berbasis nilai-nilai moral dan spiritual, termasuk rencana kunjungan ke berbagai kedutaan besar dan negara sahabat.

Dalam kerangka tersebut, Indonesia diproyeksikan sebagai pusat kajian dan pengembangan spiritual dunia. Dengan kekayaan budaya, tradisi luhur, serta warisan sejarah seperti candi-candi di Jawa dan Sumatra, Indonesia dinilai memiliki potensi besar menjadi destinasi wisata spiritual global.

GMRI juga berencana mengusung konsep “Kitab MA HA IS MA YA” serta penganugerahan Asma Bhumi kepada tokoh dunia sebagai bagian dari diplomasi spiritual tersebut. Langkah ini diyakini mampu menciptakan perubahan signifikan dalam membangun peradaban manusia yang lebih beradab dan beretika.

Gagasan besar ini menjadi refleksi dari perjalanan panjang diskusi GMRI yang berkembang dari tradisi menjadi budaya intelektual spiritual. Harapannya, diplomasi spiritual global dapat segera terwujud dan menjadikan Indonesia sebagai mercusuar dunia dalam peradaban manusia.

Loading

Penulis : Redaksi tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tokoh Inspiratif: Achmad Daroni ST Pegang Teguh Prinsip Persaudaraan di Atas Segala Kepentingan
PERUMDAM TKR Perkuat Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Melalui Penyediaan Air
Demo Mahasiswa di Monas, Polisi Siagakan Ribuan Personel untuk Amankan Jalannya Aksi
Mario, Pimpinan Redaksi FaktaMerah, Ajak Pimpred dan Wartawan Kembalikan Marwah dan Martabat Pers Indonesia
DPP BPPKB Banten Tegaskan akan Gugat Ormas yang Menyerupai Nama dan Logonya
Dari Banten Menuju Dunia, Irjen Pol. M. Sabilul Alif Dorong Penguatan Kapasitas Imam Menuju IGIC 2026
Proyek JLLB Kembali Dikerjakan PT MWT, Warga Surabaya Lega, Akses Sementara Ditutup Mulai Tanggal 6
Ketum DPP PWOD Desak Pemerintah Evaluasi PSN di Pulau Obi, Soroti Dugaan Konflik Agraria
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Tokoh Inspiratif: Achmad Daroni ST Pegang Teguh Prinsip Persaudaraan di Atas Segala Kepentingan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:20 WIB

PERUMDAM TKR Perkuat Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Melalui Penyediaan Air

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:09 WIB

Demo Mahasiswa di Monas, Polisi Siagakan Ribuan Personel untuk Amankan Jalannya Aksi

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:32 WIB

Mario, Pimpinan Redaksi FaktaMerah, Ajak Pimpred dan Wartawan Kembalikan Marwah dan Martabat Pers Indonesia

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:34 WIB

DPP BPPKB Banten Tegaskan akan Gugat Ormas yang Menyerupai Nama dan Logonya

Berita Terbaru