Kebakaran Hebat Landa Pabrik Plastik di Balaraja, Karyawan Berhamburan, Warga Panik

- Penulis

Minggu, 6 September 2026 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, FaktaMerah.com – Kebakaran melanda area perusahaan produksi plastik PT Techno Plastika Prima Perdana di Kampung Sentul, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kobaran api terlihat membesar dan melahap sejumlah bagian bangunan serta area gudang perusahaan. Kepulan asap juga terlihat membumbung dari kawasan tersebut.

Besarnya kobaran api membuat karyawan perusahaan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Para pekerja kemudian berkumpul di lokasi yang dinilai lebih aman.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi tersebut juga membuat warga yang tinggal di sekitar lokasi khawatir. Sebagian warga memilih meninggalkan rumah untuk sementara dan mengamankan barang-barang berharga karena mengantisipasi kemungkinan api menjalar ke permukiman.

Sejumlah warga terlihat membawa barang dan perlengkapan penting saat meninggalkan rumah.

Salah seorang warga di sekitar lokasi mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, api awalnya terlihat dari bagian belakang perusahaan sebelum kemudian membesar.

“Informasinya api mulai dari belakang perusahaan, kemudian merambat dan membesar. Warga khawatir api sampai ke rumah, sehingga sebagian memilih mengungsi dan mengamankan barang-barang,” ujar warga tersebut.

Namun, informasi mengenai titik awal api tersebut masih merupakan keterangan awal warga. Penyebab maupun titik awal kebakaran belum dapat dipastikan dan masih menunggu pemeriksaan dari pihak berwenang.

Baca Juga:  Jasad Pria Ditemukan di Pantai Labuan, Polda Banten Sebut Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1

Petugas Damkar Lakukan Pemadaman

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tangerang dikerahkan ke lokasi untuk menangani kebakaran.

Petugas melakukan upaya pemadaman sekaligus mencegah api menjalar ke area lain, terutama permukiman warga yang berada di sekitar perusahaan.

Warga juga diimbau tidak mendekati lokasi kebakaran karena kondisi bangunan dan kawasan perusahaan yang terdampak api masih berpotensi membahayakan.

Hingga berita ini ditulis, petugas terkait masih melakukan penanganan di lokasi.

Penyebab dan Kerugian Belum Diketahui

Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran. Dugaan mengenai kemungkinan sumber api, termasuk gangguan listrik atau aktivitas produksi, belum dapat dipastikan tanpa hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Begitu pula dengan jumlah korban dan nilai kerugian akibat kebakaran masih menunggu pendataan serta keterangan resmi dari pihak berwenang.

Peristiwa kebakaran tersebut menjadi perhatian warga sekitar mengingat lokasi perusahaan berada tidak jauh dari permukiman.

Masyarakat berharap proses pemadaman dapat segera dituntaskan sehingga kondisi kembali aman dan warga yang mengungsi sementara dapat kembali ke rumah masing-masing.

Informasi lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran, kondisi korban, serta nilai kerugian masih menunggu keterangan resmi dari pihak terkait.

(Aef)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Pulomerak Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Laut di Perairan Pulau Tempurung
Jalan Baru Diduga Jadi Parkir Liar, Aparat Ke Mana? Dishub dan Satpol PP Diminta Jangan Tutup Mata
Kios Furnitur dan Warung Terbakar di Ciledug Tangerang, Damkar Dikerahkan
Polda Banten Perbarui Informasi Penemuan Jasad di Baros, Identitas Masih Menunggu Hasil Laboratorium
Jasad Pria Ditemukan di Pantai Labuan, Polda Banten Sebut Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1
Renovasi Gedung DPRD Kabupaten Tangerang Disorot, Oknum Sekwan Diduga Atur Proyek
Polda Banten Pastikan Jenazah Pelajar di Mukomuko Tidak Terkait KM Arupadatu I
Kasus Pijat Tradisional Sri Lestari Dipertanyakan Masyarakat, Disebut Buka 24 Jam
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Polsek Pulomerak Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Laut di Perairan Pulau Tempurung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Jalan Baru Diduga Jadi Parkir Liar, Aparat Ke Mana? Dishub dan Satpol PP Diminta Jangan Tutup Mata

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Kios Furnitur dan Warung Terbakar di Ciledug Tangerang, Damkar Dikerahkan

Rabu, 30 September 2026 - 17:02 WIB

Polda Banten Perbarui Informasi Penemuan Jasad di Baros, Identitas Masih Menunggu Hasil Laboratorium

Minggu, 27 September 2026 - 14:56 WIB

Jasad Pria Ditemukan di Pantai Labuan, Polda Banten Sebut Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB