Keterbukaan Informasi Masih Mandek, Skor IKIP Nasional 2025 Turun 9,22 Poin

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 02:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta ( FAKTAMERAH.COM ) – Klaim komitmen pemerintah terhadap transparansi kembali diuji. Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) 2025 justru mengalami penurunan signifikan, menandakan praktik keterbukaan informasi di Indonesia masih jauh dari harapan.

Komisioner Bidang Strategi dan Riset Komisi Informasi Pusat (KIP) RI, Rospita Vici Paulyn, mengungkapkan bahwa skor IKIP nasional tahun 2025 hanya berada di angka 66,43, merosot 9,22 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 75,65.

“Ini tahun kelima penyusunan IKIP. Namun hasilnya menunjukkan kemunduran serius,” ujar Rospita saat pemaparan di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (15/12/2025).

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang lebih mengkhawatirkan, tak satu pun provinsi di Indonesia yang masuk kategori baik. Fakta ini menjadi alarm keras bahwa keterbukaan informasi publik masih terjebak pada persoalan struktural, khususnya di tingkat daerah.

Meski terdapat 21 provinsi yang berada di atas rata-rata nasional, ketimpangan antarwilayah tetap mencolok. DIY, NTB, Kalimantan Barat, Jawa Barat, dan Jawa Tengah tercatat sebagai provinsi dengan skor tertinggi.

Sebaliknya, Bengkulu, Sulawesi Utara, Maluku, Papua, dan Papua Barat terperosok ke kategori buruk. Kelima daerah ini bahkan berada jauh di bawah rerata nasional, memperlihatkan lemahnya tata kelola informasi publik.

Baca Juga:  Polsek Tambora Siaga Amankan Paskah 2026, Pastikan Ibadah Berlangsung Aman dan Khidmat

Menurut Rospita, persoalan tersebut bukan sekadar teknis administratif. Keterbatasan kapasitas PPID, lemahnya regulasi daerah, rendahnya literasi publik, hingga minimnya infrastruktur digital menjadi hambatan kronis yang belum terselesaikan.

“Wilayah Jawa, Bali, dan sebagian Kalimantan masih mendominasi capaian positif. Sementara Indonesia Timur terus tertinggal,” ujarnya.

IKIP sendiri mengukur tiga aspek utama, yakni kepatuhan badan publik terhadap UU Keterbukaan Informasi Publik, persepsi masyarakat atas hak memperoleh informasi, serta kepatuhan pelaksanaan putusan sengketa informasi. Indeks juga menilai relevansi keterbukaan informasi dalam sektor politik, ekonomi, dan hukum.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Pusat RI, Donny Yoesgiantoro, secara terbuka mengkritik paradigma keterbukaan informasi yang selama ini hanya dijalankan sebagai kewajiban formal.

“Jika keterbukaan hanya dianggap beban administratif sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008, maka kualitasnya tidak akan pernah meningkat,” tegas Donny.

Ia menekankan, keterbukaan informasi seharusnya menjadi kebutuhan badan publik, bukan sekadar kewajiban normatif. Tanpa perubahan cara pandang, keterbukaan informasi dikhawatirkan hanya akan berhenti pada laporan dan seremoni, tanpa manfaat nyata bagi publik.

( Awaludin )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mubes ke-6 Pujakesuma Dibuka Agus Andrianto, Ketahanan Pangan dan Ekonomi Jadi Sorotan
Kapolda Papua Barat Daya Silaturahmi dengan Danpasmar 3, Perkuat Sinergi TNI-Polri
Ketum Generasi Merdeka: Setiap Rupiah Anggaran Harus Berdampak bagi Rakyat
Dalam Dua Hari, 6 Simpatisan dan Anggota OPM Nyatakan Setia kepada NKRI
Kapolri di Sukabumi Dorong 5.000 Peserta Pramuka PUI Siapkan Diri Jadi Pemimpin
Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Bakal Dirombak, FRIC Lebak: Harus Tepat Sasaran
Polri Imbau Orang Tua Awasi Anak, Hindari Lokasi Aksi yang Berpotensi Ricuh
DPC Demokrat Kota Tangerang Gelar Perayaan HUT-RI ke-81 dengan Lomba dan Bazaar UMKM
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:29 WIB

Mubes ke-6 Pujakesuma Dibuka Agus Andrianto, Ketahanan Pangan dan Ekonomi Jadi Sorotan

Kamis, 17 September 2026 - 00:03 WIB

Kapolda Papua Barat Daya Silaturahmi dengan Danpasmar 3, Perkuat Sinergi TNI-Polri

Selasa, 15 September 2026 - 08:33 WIB

Ketum Generasi Merdeka: Setiap Rupiah Anggaran Harus Berdampak bagi Rakyat

Kamis, 10 September 2026 - 11:26 WIB

Dalam Dua Hari, 6 Simpatisan dan Anggota OPM Nyatakan Setia kepada NKRI

Kamis, 3 September 2026 - 13:19 WIB

Kapolri di Sukabumi Dorong 5.000 Peserta Pramuka PUI Siapkan Diri Jadi Pemimpin

Berita Terbaru

Uncategorized

Polda Metro Jaya Dalami Dugaan Pungli dan Pesta Miras di Kalijodo

Senin, 21 Sep 2026 - 18:19 WIB