Ketum KJNI Tegaskan Pentingnya Integritas Pers di Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, FaktaMerah.com – Di tengah lanskap informasi yang kian riuh dan serba cepat, peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia tahun ini menjadi penanda penting untuk meneguhkan kembali posisi pers sebagai penjaga akal sehat publik dan penyangga utama demokrasi, Minggu (3/5/2026).

Kebebasan pers bukan semata ruang tanpa batas, melainkan amanah yang menuntut kedewasaan, keteguhan integritas, serta keberanian untuk tetap berdiri di sisi kebenaran, di era digital yang mempercepat distribusi informasi, tantangan terhadap kerja jurnalistik justru kian kompleks—dari banjir disinformasi hingga tekanan terhadap independensi.

Ketua Umum Komite Jurnalis Nusantara Independen (KJNI), Arul, menekankan bahwa esensi pers terletak pada tanggung jawab moralnya kepada publik. “Pers bukan sekadar menyampaikan kabar, tetapi menegakkan kebenaran dan menjaga martabat bangsa,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, kecepatan tidak boleh mengalahkan ketepatan, dan kebebasan tidak boleh mengaburkan etika, di titik inilah profesionalisme jurnalis diuji untuk tetap jernih, akurat, dan berimbang di tengah derasnya arus informasi yang kerap tak tersaring.

Baca Juga:  Pria Viral Diduga Intimidasi Wartawan Minta Maaf, Organisasi Pers Siapkan Langkah Hukum

Di sisi lain, pers juga telah menunjukkan peran besar dalam menjaga demokrasi serta menghadirkan informasi yang mencerdaskan masyarakat, peran ini menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik dan menjaga kualitas ruang demokrasi.

Momentum ini juga mengingatkan pentingnya ekosistem pers yang sehat, di mana perlindungan terhadap jurnalis, penghormatan terhadap kerja-kerja jurnalistik, serta penegakan hukum berjalan seiring, tanpa itu, kebebasan pers akan kehilangan makna substansialnya.

Lebih jauh, publik memegang peran yang tak kalah penting, Literasi informasi menjadi benteng awal dalam menjaga kualitas ruang publik. Pers yang merdeka membutuhkan masyarakat yang cerdas, kritis, namun tetap berlandaskan nalar.

Pada akhirnya, Hari Kebebasan Pers Sedunia bukan sekadar peringatan, melainkan refleksi bersama, bahwa dari pers yang merdeka dan berintegritas, lahir kepercayaan, dan dari kepercayaan itulah, martabat bangsa dijaga.

Loading

Penulis : Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Dua Hari, 6 Simpatisan dan Anggota OPM Nyatakan Setia kepada NKRI
Kapolri di Sukabumi Dorong 5.000 Peserta Pramuka PUI Siapkan Diri Jadi Pemimpin
Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Bakal Dirombak, FRIC Lebak: Harus Tepat Sasaran
Polri Imbau Orang Tua Awasi Anak, Hindari Lokasi Aksi yang Berpotensi Ricuh
DPC Demokrat Kota Tangerang Gelar Perayaan HUT-RI ke-81 dengan Lomba dan Bazaar UMKM
Dapur MBG di Lebak Diduga Tak Sesuai SOP, FRIC Desak Korwil BGN Segera Evaluasi
Ketua Presidium FPII Kasihhati Hadiri Pelantikan 36 Pejabat Pemasyarakatan Sumsel
95 Persen Masih Impor, Wakapolri Dorong Produksi Bawang Putih Nasional
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:26 WIB

Dalam Dua Hari, 6 Simpatisan dan Anggota OPM Nyatakan Setia kepada NKRI

Kamis, 3 September 2026 - 13:19 WIB

Kapolri di Sukabumi Dorong 5.000 Peserta Pramuka PUI Siapkan Diri Jadi Pemimpin

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Bakal Dirombak, FRIC Lebak: Harus Tepat Sasaran

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Polri Imbau Orang Tua Awasi Anak, Hindari Lokasi Aksi yang Berpotensi Ricuh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:38 WIB

DPC Demokrat Kota Tangerang Gelar Perayaan HUT-RI ke-81 dengan Lomba dan Bazaar UMKM

Berita Terbaru