Ketum PTN Soroti Kinerja PLN, Desak Evaluasi Dirut di Tengah Risiko Krisis Energi

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FAKTAMERAH.COM –
Kinerja keuangan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) kembali menjadi sorotan publik. Ketua Umum Perempuan Tangguh Nusantara (PTN), Dra. Kasihhati, menilai perusahaan listrik pelat merah tersebut belum siap menghadapi potensi krisis energi global, khususnya yang dipicu oleh dinamika geopolitik dan perang.

Dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta, Jumat (27/3/2026), Kasihhati mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi keuangan PLN yang dinilai mengalami tekanan.

“Total utang PLN pada 2024 mencapai Rp711,2 triliun, meningkat dari Rp655 triliun pada tahun sebelumnya. Dalam satu tahun terjadi kenaikan Rp56,2 triliun,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyoroti penurunan laba bersih PLN dari Rp22 triliun pada 2023 menjadi Rp17,7 triliun pada 2024. Menurutnya, kondisi ini dapat menjadi indikator perlunya evaluasi terhadap efisiensi dan tata kelola perusahaan.

“PLN memiliki posisi strategis dalam penyediaan listrik nasional. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional dan transparan,” kata Kasihhati.

*Soroti Indikasi Laporan Keuangan*

Selain itu, Kasihhati menyebut adanya indikasi awal ketidaksesuaian pencatatan dalam laporan keuangan dengan nilai sekitar Rp20,9 triliun pada 2026. Ia menegaskan bahwa temuan tersebut masih bersifat indikatif dan memerlukan audit investigatif oleh otoritas berwenang.

“Perlu dilakukan verifikasi dan audit lanjutan agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat,” ujarnya.

*Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi*

Baca Juga:  Skandal “Jual Proyek” di UPT 2 Perkimta Tangsel, Rp10 Juta Mengalir Tanpa Realisasi Pekerjaan

Kasihhati juga mendesak pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja PLN dan kementerian terkait.

Ia menilai perlu adanya langkah tegas jika ditemukan ketidaksesuaian dalam pengelolaan perusahaan, termasuk evaluasi terhadap Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.

“Jangan sampai masyarakat yang sudah taat membayar listrik justru menanggung dampak dari persoalan manajemen,” tegasnya.

*Kritik Pernyataan Menteri ESDM*

Dalam kesempatan yang sama, Kasihhati turut mengkritisi pernyataan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dinilai kurang berpihak kepada masyarakat dalam menyikapi potensi dampak krisis energi.

Ia menyampaikan bahwa komunikasi publik pemerintah perlu lebih sensitif terhadap kondisi masyarakat agar tidak menimbulkan keresahan.

*PLN dan Pemerintah Belum Beri Tanggapan*

Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN, Kementerian BUMN, maupun Kementerian ESDM belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan yang disampaikan Ketua Umum PTN tersebut.

Redaksi masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk memperoleh klarifikasi dan konfirmasi guna memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

*Konteks Lebih Luas*

Sejumlah pengamat energi sebelumnya juga menyoroti besarnya kebutuhan investasi sektor kelistrikan nasional serta tantangan global, termasuk fluktuasi harga energi akibat konflik internasional. Di sisi lain, pemerintah dan PLN menyatakan bahwa pembiayaan yang dilakukan merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur listrik jangka panjang untuk menjaga pasokan nasional.

(Tim)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum PTN Desak Audit Independen dan Evaluasi Menyeluruh Kinerja PLN
AWII Minta Kejagung Tegaskan, Audit Dugaan Keterlibatan Oknum Kejaksaan di Proyek Pemkot Tangsel
TNI AD Tegaskan Pengosongan Rumah di Eks Asrama Yon Zikon 15 Telah Melalui Tahapan Sosialisasi dan Peringatan
Hari Lahir Pancasila 2026, Jurnalis Diajak Jadi Garda Terdepan Penjaga Persatuan Bangsa
Hari Lahir Pancasila 2026, Pimpinan Redaksi FaktaMerah.com Tegaskan Komitmen Menjaga Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K. Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
Jenazah Ryamizard Ryacudu Disalatkan di Rumah Duka, Keluarga dan Kerabat Berikan Penghormatan Terakhir
Ketua KAKI Jatim: KPK Terbitkan SE Gratifikasi SPMB, Cegah Praktik Gratifikasi dan Pungli Dalam Proses Penerimaan Siswa Baru
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:18 WIB

Ketum PTN Desak Audit Independen dan Evaluasi Menyeluruh Kinerja PLN

Rabu, 10 Juni 2026 - 00:55 WIB

AWII Minta Kejagung Tegaskan, Audit Dugaan Keterlibatan Oknum Kejaksaan di Proyek Pemkot Tangsel

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:05 WIB

TNI AD Tegaskan Pengosongan Rumah di Eks Asrama Yon Zikon 15 Telah Melalui Tahapan Sosialisasi dan Peringatan

Senin, 1 Juni 2026 - 18:43 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Jurnalis Diajak Jadi Garda Terdepan Penjaga Persatuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 15:03 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Pimpinan Redaksi FaktaMerah.com Tegaskan Komitmen Menjaga Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

PERKUAT SINERGITAS, POLSEK TAMBORA GELAR GIAT JAGA JAKARTA+ ON THE SPOT

Sabtu, 13 Jun 2026 - 08:11 WIB