Nilai ganti rugi pembebasan lahan jadi fokus keberatan warga.

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Pusat, FAKTAMERAH.COM – Sidang kedua gugatan warga Duri Pulo dan Gambir terkait Uang Ganti Rugi (UGR) proyek strategis nasional (PSN) Tol Semanan–Sunter kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2025). Gugatan diajukan lantaran warga menilai penetapan nilai ganti rugi belum mencerminkan rasa keadilan.

Puluhan warga terdampak hadir langsung di ruang sidang bersama kuasa hukum untuk mengikuti jalannya persidangan. Sidang berlangsung terbuka untuk umum dengan agenda pemeriksaan kehadiran para pihak serta kelanjutan proses administrasi perkara.
Kuasa hukum warga menyampaikan bahwa gugatan ini merupakan langkah konstitusional guna memastikan hak warga terpenuhi secara adil dan proporsional.

“Gugatan ini bukan untuk menghambat pembangunan, tetapi meminta agar penetapan UGR dilakukan secara transparan dan sesuai aturan. Warga hanya menuntut haknya,” ujar kuasa hukum warga usai persidangan.

Menurutnya, terdapat perbedaan signifikan antara nilai ganti rugi yang ditetapkan dengan kondisi riil tanah dan bangunan milik warga yang terdampak proyek tol. Hal tersebut menjadi dasar utama warga menempuh jalur hukum.

Salah seorang warga Duri Pulo yang menjadi penggugat mengaku berharap pengadilan dapat memberikan keadilan.

“Kami mendukung pembangunan, tapi jangan sampai hak warga diabaikan. Nilai ganti rugi yang ditetapkan sangat jauh dari harapan kami,” katanya.

Dalam persidangan, majelis hakim memeriksa kelengkapan para pihak dan menegaskan pokok gugatan yang diajukan. Hakim juga meminta seluruh pihak menyiapkan dokumen pendukung untuk agenda sidang lanjutan.

Persidangan berlangsung tertib dan kondusif dengan pengamanan dari aparat kepolisian serta petugas pengadilan, mengingat jumlah warga yang hadir cukup banyak.

Majelis hakim kemudian menutup sidang dan menjadwalkan sidang berikutnya dengan agenda lanjutan pemeriksaan materi gugatan serta tanggapan dari pihak tergugat.

Loading

Penulis : Awaludin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

25 Orang Terjaring OTT Buang Sampah Sembarangan di Kramat Jati, Denda Capai Rp1,4 Juta
Dirut PAM JAYA Arief Nasrudin Bawa Perspektif Pengelolaan Air Jakarta ke Forum CEO Global di New York
Semarak Hari Batik Nasional 2026, Siswa-Siswi SMPN 18 Tampil Memukau, JJ Bangga
Dari Kamtibmas hingga PTSL, Ini yang Dibahas Forkopimko Jakarta Barat Bersama Warga Tambora
Keluarga Besar QAGC JNE Melepas 11 Pegawai QMS dan QCE Berangkat Umrah 2026
Setiakawan Ujung RW 09 Duri Pulo Kembali Digegerkan Kehilangan Motor
SJUT Jalan Prof Dr Soepomo Jakarta Selatan Terus Dibangun, 10 Manhole Sudah Rampung
Pramono Anung Apresiasi Pers, Sebut Media Punya Peran Penting Mengawal Pembangunan Jakarta
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:47 WIB

25 Orang Terjaring OTT Buang Sampah Sembarangan di Kramat Jati, Denda Capai Rp1,4 Juta

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Dirut PAM JAYA Arief Nasrudin Bawa Perspektif Pengelolaan Air Jakarta ke Forum CEO Global di New York

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Semarak Hari Batik Nasional 2026, Siswa-Siswi SMPN 18 Tampil Memukau, JJ Bangga

Sabtu, 19 September 2026 - 08:39 WIB

Dari Kamtibmas hingga PTSL, Ini yang Dibahas Forkopimko Jakarta Barat Bersama Warga Tambora

Jumat, 18 September 2026 - 10:40 WIB

Keluarga Besar QAGC JNE Melepas 11 Pegawai QMS dan QCE Berangkat Umrah 2026

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB