Nilai tukar tertekan sentimen eksternal, penguatan cadangan devisa dinilai krusial

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, faktamerah.com – Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan mendekati Rp17.000 per dolar AS. Global Markets Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto, menilai kondisi ini dipicu ketidakseimbangan pasokan dan permintaan valas di dalam negeri.

Ia mendorong Bank Indonesia (BI) memperkuat pasokan dolar di pasar domestik, termasuk mendorong eksportir mengonversi devisa hasil ekspor ke rupiah. Padahal, pelemahan terjadi di tengah surplus neraca perdagangan dan masuknya aliran modal ke pasar keuangan.

Baca Juga:  Tiga Usaha Bersatu di Kedung Doro Surabaya, Hadirkan Konsep Makan, Penginapan dan Kost dalam Satu Lokasi

Senada, ekonom Indef M Rizal Taufikurahman menilai stabilisasi rupiah perlu ditempuh melalui kombinasi intervensi pasar spot, instrumen derivatif, dan stabilisasi pasar obligasi. Meski demikian, ia menegaskan pelemahan rupiah saat ini belum mengarah pada sinyal krisis dan lebih dipengaruhi tekanan global.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gondrong Keluhkan Aktivitas PT Gamen di Tengah Permukiman, Bang Zeck Desak Pemkot Tangerang
Keluarga Besar QAGC JNE Melepas 11 Pegawai QMS dan QCE Berangkat Umrah 2026
Dorong Ekonomi Desa, BUMDes Raharja Mekarjaya Kembangkan Budidaya Nila dan Kebun Pisang
99 Persen Pendapatan Masih dari Kayu, Kadivre Jateng Dorong KPH Randublatung Cari Terobosan
Tiga Usaha Bersatu di Kedung Doro Surabaya, Hadirkan Konsep Makan, Penginapan dan Kost dalam Satu Lokasi
Gubernur Kaltara Paparkan Potensi Investasi Strategis di Forum Rakerkonas APINDO 2026
Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI, Pemerintah Tunjuk Destry Damayanti
Pemprov DKI Kerahkan TPID untuk Kendalikan Lonjakan Harga Sayuran
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Warga Gondrong Keluhkan Aktivitas PT Gamen di Tengah Permukiman, Bang Zeck Desak Pemkot Tangerang

Jumat, 18 September 2026 - 10:40 WIB

Keluarga Besar QAGC JNE Melepas 11 Pegawai QMS dan QCE Berangkat Umrah 2026

Senin, 7 September 2026 - 14:09 WIB

Dorong Ekonomi Desa, BUMDes Raharja Mekarjaya Kembangkan Budidaya Nila dan Kebun Pisang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:41 WIB

99 Persen Pendapatan Masih dari Kayu, Kadivre Jateng Dorong KPH Randublatung Cari Terobosan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:57 WIB

Tiga Usaha Bersatu di Kedung Doro Surabaya, Hadirkan Konsep Makan, Penginapan dan Kost dalam Satu Lokasi

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB