TNI AD Alihkan Tiga Yonif ke Kostrad, Perkuat Kesiapan Operasional Pasukan

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FAKTAMERAH.COM – TNI Angkatan Darat (TNI AD) melakukan penataan organisasi melalui pengalihan Komando Pengendalian (Kodal) terhadap tiga batalyon infanteri ke jajaran Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapan operasional satuan sekaligus meningkatkan efektivitas pembinaan pasukan dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis.

Alih Kodal dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam rangkaian kegiatan serah terima jabatan pejabat TNI AD yang berlangsung di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, pada Senin (3/8/2026).

Tiga satuan yang kini berada di bawah kendali operasional Kostrad meliputi Yonif 753/Arga Vira Tama, Yonif 756/Wimane Sili, serta Yonif 310/Kidang Kencana. Sebelumnya, ketiga batalyon tersebut berada di bawah pembinaan dua Komando Daerah Militer (Kodam) yang berbeda.

Dalam arahannya, Kasad menegaskan bahwa pembenahan organisasi merupakan proses yang harus dilakukan secara berkelanjutan agar TNI AD tetap adaptif, profesional, dan mampu menjawab berbagai tantangan tugas di masa mendatang. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan profesionalisme prajurit menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pertahanan negara.

Kasad juga menjelaskan bahwa pengalihan komando tersebut tidak mengubah identitas maupun sejarah satuan. Langkah ini lebih diarahkan untuk mengoptimalkan pembinaan operasional, mempercepat kemampuan respons, meningkatkan mobilitas pasukan, serta memperkuat kesiapan tempur di bawah pembinaan Kostrad.

Melalui kebijakan ini, TNI AD berharap struktur organisasi yang lebih efektif dapat mendukung terciptanya satuan yang modern, adaptif, dan memiliki kesiapan tinggi dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

(Ade Chandra)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Warga Sambut Buya Yahya di Baubau, GPNI Dukung Kelancaran Rangkaian Dakwah
Ketum KJNI Serukan Pengibaran Merah Putih Selama Agustus, Ingatkan Makna Pengorbanan Para Pahlawan
114 Purnawirawan, PNS Purna Tugas, dan Warakawuri Kodam IX/Udayana Ajukan Permohonan Kebijakan kepada Presiden Prabowo
Kapolri Rotasi 146 Perwira Polri, Ini Daftar Jabatan Strategis dan 14 Kapolres yang Berganti
Usman, Pimpinan Redaksi Postnewstime: Kekerasan terhadap Wartawan Tidak Boleh Dinormalisasi
Maripin Munthe, Ketum AKRINDO, Kecam Pelaku Penghinaan dan Intimidasi terhadap Pekerja Wartawan
FPII Kecam Pernyataan Presiden yang Dinilai Melabeli Wartawan “Londo Ireng”, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Dir Intelkam Polda Papua Barat Daya: Noken Center Perkuat Nilai Luhur Budaya Papua dan Pancasila
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:13 WIB

TNI AD Alihkan Tiga Yonif ke Kostrad, Perkuat Kesiapan Operasional Pasukan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Ketum KJNI Serukan Pengibaran Merah Putih Selama Agustus, Ingatkan Makna Pengorbanan Para Pahlawan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:35 WIB

114 Purnawirawan, PNS Purna Tugas, dan Warakawuri Kodam IX/Udayana Ajukan Permohonan Kebijakan kepada Presiden Prabowo

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:07 WIB

Kapolri Rotasi 146 Perwira Polri, Ini Daftar Jabatan Strategis dan 14 Kapolres yang Berganti

Senin, 27 Juli 2026 - 16:42 WIB

Usman, Pimpinan Redaksi Postnewstime: Kekerasan terhadap Wartawan Tidak Boleh Dinormalisasi

Berita Terbaru