Sudin Perhubungan Jakbar Usulkan Pencabutan Larangan Motor di Flyover Pesing

- Penulis

Minggu, 7 Desember 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, faktamerah.com — Suku Dinas (Sudin) Perhubungan Jakarta Barat mengusulkan pencabutan larangan sepeda motor melintas di jalan layang (flyover) Pesing, Kebon Jeruk. Usulan ini muncul karena pelanggaran pengendara motor terus berulang sementara petugas Dishub tidak memiliki kewenangan melakukan penindakan langsung.

“Kami tidak bisa melakukan penilangan, sehingga penegakan aturan di flyover tersebut menjadi seperti macan ompong. Kalau larangan itu dicabut, persoalan justru bisa lebih mudah ditangani,” ujar Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Barat, Susilo Dewanto, di Jakarta.

Susilo menjelaskan bahwa berbeda dengan pelanggaran parkir liar yang masih dapat ditindak lewat penderekan, pelanggaran di flyover membutuhkan kewenangan penilangan yang berada pada kepolisian. Karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta selaku otoritas yang berwenang mencabut atau mengubah rambu lalu lintas.

“Sebelum dicabut, Dishub DKI tentu akan meninjau kondisi dan situasi di lapangan,” tambahnya.

Meski begitu, Dishub Jakarta Barat bersama Polres Metro Jakarta Barat tetap memperketat pengawasan di lokasi dengan menempatkan petugas di flyover Pesing, sebagaimana diterapkan di jalan layang Casablanca dan Antasari.

Sementara itu, Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Tri Suhartanto mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan analisis dan evaluasi (ANEV) terhadap tingginya angka kecelakaan di flyover Pesing, Jalan Daan Mogot.

“Lokasi ini menjadi salah satu fokus ANEV kami. Kami berkoordinasi dengan Satlantas karena sering terjadi kecelakaan. Upaya mitigasi perlu segera dilakukan,” ujarnya.

Polres juga akan berkoordinasi dengan Dishub untuk penambahan rambu di titik-titik rawan serta menyiagakan mobil tilang elektronik (ETLE) guna menindak pengendara motor yang masih nekat melintasi flyover meski sudah dilarang.

( Sopi Irawan )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah, Api Merembet ke Bambu di Cidadap
Polda Banten Pastikan Helm, Jeriken dan Life Jacket Temuan Bukan Milik KM Arupadhatu 1
Terpisah dari Rombongan Usai Nonton Persib vs Persija, Remaja Berkebutuhan Khusus Ditemukan di Pesing
Lima Pewarta Foto Hilang di Selat Sunda, Tim SAR 425 Personel Terus Melakukan Pencarian
Update SAR Gunung Anak Krakatau: Life Jacket Ditemukan Dipastikan Bukan Milik Arupadatu 1
Polisi Tertibkan 36 Motor Berknalpot Brong di Dua Wilayah Kuningan
Kebakaran Hebat Landa Pabrik Plastik di Balaraja, Karyawan Berhamburan, Warga Panik
Perhutani Blora Raya dan Polres Blora Perkuat Sinergi Keamanan Hutan dan Cegah Karhutla
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:38 WIB

Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah, Api Merembet ke Bambu di Cidadap

Minggu, 13 September 2026 - 06:45 WIB

Polda Banten Pastikan Helm, Jeriken dan Life Jacket Temuan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 September 2026 - 03:28 WIB

Terpisah dari Rombongan Usai Nonton Persib vs Persija, Remaja Berkebutuhan Khusus Ditemukan di Pesing

Sabtu, 12 September 2026 - 15:31 WIB

Lima Pewarta Foto Hilang di Selat Sunda, Tim SAR 425 Personel Terus Melakukan Pencarian

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WIB

Update SAR Gunung Anak Krakatau: Life Jacket Ditemukan Dipastikan Bukan Milik Arupadatu 1

Berita Terbaru