Tolak Digusur Murah, Warga Duri Pulo Desak Ganti Rugi Layak

- Penulis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA PUSAT | FAKTAMERAH.COM — Warga RW 09 Setiakawan, Kelurahan Duri Pulo, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, menyatakan penolakan terhadap nilai ganti rugi yang ditawarkan dalam proyek pembangunan jalan tol yang melintasi kawasan permukiman mereka.

Penolakan tersebut muncul lantaran warga menilai besaran kompensasi yang diajukan tidak sebanding dengan nilai tanah dan bangunan di wilayah Jakarta Pusat, serta belum mempertimbangkan dampak sosial yang harus ditanggung masyarakat akibat proyek infrastruktur tersebut.

Warga menyebutkan, sebagian besar rumah yang terdampak merupakan hunian lama yang telah ditempati selama puluhan tahun dan menjadi satu-satunya aset keluarga. Namun demikian, nilai ganti rugi yang ditawarkan dinilai jauh berada di bawah harga pasar tanah dan bangunan di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain persoalan nilai kompensasi, warga juga mengeluhkan minimnya sosialisasi dari pihak terkait sebelum penetapan ganti rugi dilakukan. Mereka mengaku tidak dilibatkan secara transparan dalam proses penilaian aset, baik terkait luas tanah, bangunan, maupun nilai ekonomi lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Negara Diminta Hadir, Warga Duri Pulo Protes Harga Ganti Rugi Tol yang Dinilai Merampas Hak

Salah satu warga RW 09, Kiki, menegaskan bahwa penolakan warga bukan ditujukan terhadap pembangunan proyek jalan tol, melainkan terhadap ketidakadilan dalam penetapan nilai ganti rugi.

“Kami bukan menolak pembangunan, tapi kami menolak jika hak kami tidak dihargai secara layak,” ujar Kiki kepada awak media saat ditemui di lokasi, Sabtu (20/12/2025).

Tak hanya itu, warga juga menyoroti belum adanya kejelasan terkait skema relokasi. Mereka khawatir harus meninggalkan tempat tinggal tanpa jaminan hunian pengganti yang layak, mengingat sebagian besar warga bekerja dan beraktivitas di sekitar wilayah tersebut.

Warga RW 09 Setiakawan mendesak pemerintah dan pihak pengembang proyek jalan tol agar membuka ruang dialog serta melakukan peninjauan ulang terhadap nilai ganti rugi yang telah ditetapkan. Mereka berharap pembangunan tetap dapat berjalan tanpa mengorbankan hak-hak masyarakat yang terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengembang proyek jalan tol maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait tuntutan warga RW 09 Kelurahan Duri Pulo.

( Tim AWII/Redaksi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027
Kementerian PU Rehabilitasi Bendung Karet Cibanten Rp23,9 Miliar, Ini Lingkup Pekerjaannya.
Warga Kampung Rawa Bamban Minta Jembatan Akses Pabrik Diperiksa
Pembangunan Jembatan di Perbatasan Jakarta–Tangerang Disorot Warga, Pemerintah Diminta Beri Klarifikasi
Brimob Polda Jabar Bantu Pembangunan Jembatan Galumpit di Majalengka
Jalan Rusak di Kali Anyar VI Dikeluhkan Warga, Pemprov DKI Diminta Segera Bertindak
GSG Mustika Tigaraksa Rp1,72 Miliar Belum Tuntas, Pengawasan DTRB Dipertanyakan
Proyek SPAL Pabuaran Disorot: Papan Informasi Tak Terpasang, K3 dan Lahan Warga Dipertanyakan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Kementerian PU Rehabilitasi Bendung Karet Cibanten Rp23,9 Miliar, Ini Lingkup Pekerjaannya.

Selasa, 29 September 2026 - 07:03 WIB

Warga Kampung Rawa Bamban Minta Jembatan Akses Pabrik Diperiksa

Jumat, 25 September 2026 - 23:14 WIB

Pembangunan Jembatan di Perbatasan Jakarta–Tangerang Disorot Warga, Pemerintah Diminta Beri Klarifikasi

Rabu, 23 September 2026 - 15:59 WIB

Brimob Polda Jabar Bantu Pembangunan Jembatan Galumpit di Majalengka

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB