Dugaan Pengoplosan Gas Subsidi di Rumpin Kembali Terbongkar, Warga Pertanyakan Pengawasan

- Penulis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor | FAKTAMERAH.COM –  Dugaan praktik pengoplosan gas elpiji bersubsidi kembali mencuat di wilayah Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Aparat kepolisian menggerebek sebuah lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas ilegal tersebut di Kampung Talaga, Legok Picung, RW 05, Desa Sukasari, Jumat, 16 Januari 2026.

Penggerebekan dilakukan di sebuah ruko yang menurut keterangan warga telah lama dicurigai sebagai lokasi aktivitas mencurigakan. Sejumlah warga mengaku kerap melihat keluar-masuk kendaraan pengangkut tabung gas pada jam-jam tidak lazim.

“Sudah lama aktivitasnya mencurigakan. Mobil keluar masuk, tapi bukan untuk jual gas ke warga. Baru sekarang digerebek,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan satu unit mobil carry box dan satu unit mobil carry bak terbuka. Selain kendaraan, petugas juga menyita sejumlah tabung gas elpiji subsidi ukuran 3 kilogram serta tabung gas berukuran besar yang diduga digunakan untuk memindahkan isi gas.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cilegon: Polri Harus Semakin Dekat dan Dicintai Masyarakat

Temuan ini kembali menyoroti lemahnya pengawasan distribusi gas elpiji bersubsidi di tingkat bawah. Gas subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu diduga dialihkan untuk kepentingan komersial, berpotensi merugikan negara serta memicu kelangkaan di tingkat pengecer.

Warga setempat mempertanyakan bagaimana praktik tersebut bisa berjalan cukup lama tanpa terdeteksi. Mereka mendesak aparat terkait dan instansi pengawas distribusi energi untuk tidak hanya berhenti pada penggerebekan, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya jaringan dan pihak lain yang terlibat.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan penyalahgunaan gas elpiji bersubsidi di wilayah Bogor dan menjadi peringatan serius bagi aparat pengawas untuk memperketat pengendalian distribusi agar subsidi negara tepat sasaran.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Jual Obat Keras Tanpa Resep di KB 200 Kalideres, APH Diminta Segera Bertindak
Dugaan Perampokan di Teluknaga Berujung Laporan Polisi, Kronologi Masih Didalami
Keributan Dini Hari di Pasar Ciawitali, Empat Pemuda Diamankan Polisi
Polres Cilegon Matangkan Pengamanan Aksi KMBP, Pastikan Aspirasi Berjalan Aman dan Lalu Lintas Tetap Lancar
Polisi Ungkap Dugaan Perdagangan Ilegal Benih Lobster di Garut, Tiga Orang Diamankan
Dugaan Aktivitas Open BO di Rajeg Resahkan Warga, Aparat Diminta Lakukan Verifikasi
Polda Banten Telusuri Informasi Viral Dugaan Penculikan Anak di Pontang
Polda Banten Bongkar 6 Lokasi Tambang Ilegal, 7 Tersangka Ditahan
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Diduga Jual Obat Keras Tanpa Resep di KB 200 Kalideres, APH Diminta Segera Bertindak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Dugaan Perampokan di Teluknaga Berujung Laporan Polisi, Kronologi Masih Didalami

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Keributan Dini Hari di Pasar Ciawitali, Empat Pemuda Diamankan Polisi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Polres Cilegon Matangkan Pengamanan Aksi KMBP, Pastikan Aspirasi Berjalan Aman dan Lalu Lintas Tetap Lancar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Perdagangan Ilegal Benih Lobster di Garut, Tiga Orang Diamankan

Berita Terbaru