Dugaan Aktivitas Open BO di Rajeg Resahkan Warga, Aparat Diminta Lakukan Verifikasi

- Penulis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, FAKTAMERAH.COM – Dugaan adanya praktik prostitusi terselubung atau open BO kembali menjadi perhatian warga di wilayah Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Kali ini, keresahan masyarakat mengarah pada sebuah rumah kontrakan di kawasan Jl. Raya Rajeg–Tanjakan, tepat di depan salah satu toko besi di wilayah Rajeg.

Sejumlah warga yang mengetahui aktivitas di sekitar lokasi mengaku resah. Mereka menduga rumah kontrakan tersebut kerap menjadi tempat berkumpulnya sejumlah perempuan yang keberadaannya dikaitkan dengan dugaan praktik prostitusi terselubung.

Menurut keterangan warga, terdapat sekitar empat perempuan yang disebut sering berada di lokasi. Warga juga mengaku beberapa kali melihat laki-laki datang dan kemudian masuk melalui gang menuju rumah kontrakan tersebut.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pola aktivitas tersebut kemudian menimbulkan dugaan di tengah masyarakat mengenai kemungkinan adanya transaksi seksual dengan modus open BO. Namun, dugaan tersebut hingga kini belum dibuktikan melalui pemeriksaan resmi aparat penegak hukum.

«“Biasanya kalau ada perempuan di depan, nanti ada laki-laki yang datang, kemudian masuk ke gang. Warga sudah melihat pola seperti itu,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.»

Warga Pertanyakan Pengawasan

Selain keresahan terhadap dugaan aktivitas tersebut, warga juga mempertanyakan pengawasan dan langkah aparat penegak hukum (APH) di wilayah tersebut.

Warga menyebut aktivitas yang dianggap mencurigakan itu diduga telah berlangsung cukup lama. Namun, masyarakat mengaku belum mengetahui adanya tindakan resmi di lokasi.

Baca Juga:  Aktivis Desak Kapolda Tangkap Pemilik Gudang Penimbunan BBM dan Bahan Kimia Ilegal di Cilegon

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, apakah aktivitas tersebut belum terpantau aparat atau memang belum terdapat laporan resmi yang ditindaklanjuti.

«“Kalau memang dugaan itu benar, jangan sampai warga mengambil tindakan sendiri karena merasa tidak ada respons. Kami berharap aparat yang melakukan pemeriksaan,” ujar warga lainnya.»

Aparat Diminta Verifikasi

Keresahan warga diharapkan menjadi perhatian pemerintah daerah, Satpol PP, kepolisian, serta unsur terkait lainnya. Pemeriksaan secara langsung dinilai penting untuk memastikan apakah benar terdapat pelanggaran atau hanya sebatas dugaan masyarakat.

Redaksi menegaskan bahwa keberadaan beberapa perempuan di sebuah rumah kontrakan maupun kedatangan laki-laki ke lokasi tidak dengan sendirinya dapat dijadikan bukti adanya praktik prostitusi.

Karena itu, dugaan tersebut harus diverifikasi secara profesional berdasarkan informasi masyarakat, pemeriksaan di lapangan, serta bukti yang sah dan ketentuan hukum yang berlaku.

Jika hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran, masyarakat tentu berharap aparat mengambil tindakan sesuai aturan. Sebaliknya, apabila tidak ditemukan pelanggaran, pihak terkait juga perlu memberikan penjelasan agar tidak muncul fitnah atau stigma terhadap penghuni maupun pemilik rumah.

Awak media mendorong aparat terkait melakukan pengecekan dan klarifikasi langsung ke lokasi secara profesional, bukan berdasarkan asumsi semata.

Sebab, apabila dugaan tersebut benar dan dibiarkan, keresahan masyarakat berpotensi semakin meluas. Namun jika tudingan tersebut tidak terbukti, pihak yang menjadi sasaran dugaan juga memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dari informasi yang tidak dapat dibuktikan.

(Kong Us)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respons Cepat Tim Tiger Polsek Tambora, Motor Curian Ditemukan di Pelelangan Ikan Muara Baru
Polsek Cisauk Klarifikasi Laporan Dugaan Pengoplosan Gas Subsidi, Kedua Pihak Sepakat Berdamai
RDP Sengketa Tanah Jalan Osok Berakhir Tanpa Notulen, Kuasa Hukum Soroti Sejumlah Persoalan
Kapolres Kuningan Pimpin Apel Operasi Patuh Lodaya 2026, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan
Polsek Tambora Respons Aduan Warga Terkait Ancaman Pembakaran Rumah di Pekojan
Tim Tiger Polsek Tambora Amankan Pria yang Diduga Curi Dua Karung Bawang Putih
Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE
Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Wakapolda Banten Tekankan Penguatan Mental dan Integritas Personel
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Respons Cepat Tim Tiger Polsek Tambora, Motor Curian Ditemukan di Pelelangan Ikan Muara Baru

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polsek Cisauk Klarifikasi Laporan Dugaan Pengoplosan Gas Subsidi, Kedua Pihak Sepakat Berdamai

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Kapolres Kuningan Pimpin Apel Operasi Patuh Lodaya 2026, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Polsek Tambora Respons Aduan Warga Terkait Ancaman Pembakaran Rumah di Pekojan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:40 WIB

Tim Tiger Polsek Tambora Amankan Pria yang Diduga Curi Dua Karung Bawang Putih

Berita Terbaru