Prof Sutan Nasomal Soroti Rendahnya Gaji Guru Honorer dan PPPK, Desak Pemerintah Bertindak

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FAKTAMERAH.COM – Guru Besar Hukum Pidana Internasional, Prof Dr Sutan Nasomal SE, SH, MH, menyoroti rendahnya gaji guru honorer dan PPPK di tengah krisis kekurangan tenaga pendidik di berbagai daerah, Selasa (11/2/2026).

Dalam keterangannya kepada media, Selasa (11/2/2026), Prof Sutan menyebut kesejahteraan guru yang belum layak berpotensi menurunkan minat generasi muda menjadi pendidik.

“Jika kesejahteraan guru tidak diperhatikan, krisis tenaga pengajar akan semakin serius,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan ini mengemuka setelah berbagai laporan menunjukkan masih adanya guru honorer yang menerima gaji ratusan ribu rupiah per bulan. Di sejumlah daerah, bahkan terdapat PPPK paruh waktu yang memperoleh penghasilan sekitar Rp1 juta, di bawah standar upah minimum kabupaten/kota setempat.

Baca Juga:  Ketua KAKI Jatim: Mendikdasmen Abdul Mu'ti Harus Tahu, Sekolah Favorit Hanya Di tempati Anak Pejabat dan Orang Berekonomi Tinggi

Padahal, berdasarkan Perpres Nomor 11 Tahun 2024, gaji PPPK mengalami kenaikan 8 persen dengan kisaran mulai Rp1,9 juta hingga Rp7,3 juta tergantung golongan dan masa kerja.

Prof Sutan meminta pemerintah pusat dan daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pengangkatan dan sistem penggajian guru.

“Guru adalah pilar pembangunan sumber daya manusia. Negara harus memastikan mereka mendapatkan kesejahteraan yang layak,” tegasnya.

Isu kesejahteraan guru kembali menjadi perhatian publik di tengah kebutuhan mendesak pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SE,SH.MH

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dapur SPPG Disorot, FRIC Lebak Kawal Rencana Sidak dan Verifikasi BGN
Perhutani KPH Randublatung Salurkan Bantuan TJSL Rp15 Juta untuk TK Tunas Rimba I
SMPN 50 Bandung Kembangkan Buruan SAE, Anggota Komisi X DPR RI Beri Apresiasi
Orang Tua Siswa Pertanyakan Pengumpulan Dana Rp50 Ribu di SMAN 2 Lembang, Komite Beri Penjelasan
Muhammad Ja’far Hasibuan Luncurkan Buku di UI, Kisah Berawal dari Modal Rp70 Ribu Jadi Sorotan
Lapangan SD Negeri Ciruas 5 Rusak dan Kerap Tergenang, Wali Murid Minta Dinas Pendidikan Kabupaten Serang Segera Bertindak
Kepala SMAN 16 Bandung Klarifikasi Alasan Menginap di Sekolah, Orang Tua Minta Penjelasan Regulasi
Roni Maulana Arsy Ajak Wartawan Dukung Sosialisasi Program Sekolah Hybrid Disdik Jabar
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 05:25 WIB

Dapur SPPG Disorot, FRIC Lebak Kawal Rencana Sidak dan Verifikasi BGN

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Perhutani KPH Randublatung Salurkan Bantuan TJSL Rp15 Juta untuk TK Tunas Rimba I

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:25 WIB

SMPN 50 Bandung Kembangkan Buruan SAE, Anggota Komisi X DPR RI Beri Apresiasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:44 WIB

Orang Tua Siswa Pertanyakan Pengumpulan Dana Rp50 Ribu di SMAN 2 Lembang, Komite Beri Penjelasan

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:44 WIB

Muhammad Ja’far Hasibuan Luncurkan Buku di UI, Kisah Berawal dari Modal Rp70 Ribu Jadi Sorotan

Berita Terbaru