Darurat Tramadol di Cakung! Toko Berkedok Kosmetik Diduga Jual Obat Keras Bebas, Warga Desak APH Bongkar Jaringan Pemasok

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA TIMUR, FAKTAMERAH.COM – Peredaran obat keras ilegal kembali menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Sebuah toko di kawasan Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, diduga menjadi tempat penjualan bebas obat keras golongan daftar G seperti Tramadol dan sejumlah obat keras lainnya tanpa resep dokter.

Temuan ini memicu kemarahan warga. Pasalnya, obat-obatan yang seharusnya berada di bawah pengawasan ketat tenaga medis diduga dapat diperoleh dengan mudah oleh siapa saja, termasuk remaja.

Hasil investigasi awal di lokasi menemukan adanya aktivitas mencurigakan yang mengarah pada dugaan transaksi obat keras ilegal. Toko yang tampak seperti toko kosmetik dan kebutuhan harian itu diduga menjadi kedok peredaran obat-obatan yang kerap disalahgunakan.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga menilai kondisi ini sudah masuk tahap darurat. Mereka khawatir maraknya peredaran Tramadol dan obat keras lainnya akan memicu peningkatan kenakalan remaja, tindak kriminal, hingga kerusakan kesehatan yang sulit dipulihkan.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Fakta Dugaan Begal di Cilopang Garut, Laporan Ternyata Palsu

“Kalau benar dijual bebas, ini bukan lagi pelanggaran biasa. Ini ancaman nyata bagi anak-anak muda. Aparat harus segera turun tangan,” tegas seorang warga.

Masyarakat kini mendesak aparat penegak hukum, instansi kesehatan, dan pihak terkait untuk segera melakukan operasi, pemeriksaan, serta membongkar jaringan pemasok yang diduga berada di balik peredaran obat keras tersebut.

Jangan sampai Jakarta Timur menjadi ladang empuk peredaran obat keras ilegal. Jika terbukti, pelaku dan jaringan di belakangnya harus disikat tanpa pandang bulu demi menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika dan obat-obatan berbahaya.

(Setiawan)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Pria yang Diduga Bawa Kabur Honda PCX dari Showroom Tambora
Perselisihan Topi Berujung Kekerasan, Dua Terduga Pelaku Diamankan Polres Cilegon
Polisi Ungkap Fakta Dugaan Begal di Cilopang Garut, Laporan Ternyata Palsu
Mesin Kapal Rp10 Juta Hilang di Paotere, Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku
Rp285 Juta Raib dari Toko Baja di Talaga, Polisi Ringkus 3 Tersangka
Motor Warga Indramayu Hilang Dicuri, 3 Hari Kemudian Dikembalikan Polisi Tanpa Biaya
CCTV Buka Jejak Curanmor di Tambora, Dua Residivis Dibekuk Tim Tiger
Polda Jabar Bongkar “Pancasona Family”, 12 Orang Jadi Tersangka Penipuan Kendaraan Online
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Polisi Tangkap Pria yang Diduga Bawa Kabur Honda PCX dari Showroom Tambora

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Perselisihan Topi Berujung Kekerasan, Dua Terduga Pelaku Diamankan Polres Cilegon

Senin, 21 September 2026 - 16:05 WIB

Polisi Ungkap Fakta Dugaan Begal di Cilopang Garut, Laporan Ternyata Palsu

Selasa, 8 September 2026 - 08:02 WIB

Mesin Kapal Rp10 Juta Hilang di Paotere, Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku

Rabu, 2 September 2026 - 14:57 WIB

Rp285 Juta Raib dari Toko Baja di Talaga, Polisi Ringkus 3 Tersangka

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB