BREAKING NEWS Prof Sutan Nasomal Desak Bongkar Mafia Pupuk Subsidi di Pasaman

- Penulis

Minggu, 4 Januari 2026 - 05:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN | FAKTAMERAH.COM – Pakar Hukum Internasional dan Ekonom Nasional Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH, MH, PhD menegaskan bahwa mafia pupuk subsidi merupakan ancaman serius bagi ketahanan pangan nasional dan harus ditindak tegas tanpa pandang bulu.
Pernyataan itu disampaikan Prof. Sutan Nasomal menanggapi kelangkaan pupuk subsidi yang dialami petani di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, meski data aplikasi penyaluran justru menunjukkan serapan masih rendah.
“Jika swasembada pangan ingin terjamin, maka praktik tikus berdasi yang bermain dalam distribusi pupuk subsidi harus diberantas. Jangan sampai petani terus dirugikan,” tegasnya, Minggu (4/1/2026).
Berdasarkan data penyaluran, alokasi pupuk Urea sebesar 13.050 kilogram baru tersalurkan 9.175 kilogram atau sekitar 71 persen. Sementara pupuk NPK Phonska dari alokasi 26.100 kilogram, realisasi penyaluran baru mencapai 8.750 kilogram atau sekitar 34 persen.
Ironisnya, di saat data menunjukkan sisa alokasi dan stok masih tersedia, petani di lapangan justru mengaku kesulitan memperoleh pupuk subsidi menjelang musim tanam.
“Di data pupuk ada, tapi di kios kosong. Kami bolak-balik, jawabannya selalu tidak tersedia,” keluh salah satu petani Pasaman.
Ketidaksinkronan data dan kondisi lapangan ini memunculkan dugaan adanya penyimpangan distribusi pupuk subsidi yang melibatkan sejumlah pihak dalam rantai penyaluran.
Prof. Sutan Nasomal mendesak Polda Sumatera Barat bersama TNI untuk turun tangan secara tegas dan transparan. Ia menegaskan, penegakan hukum tidak boleh berhenti di level bawah, melainkan harus menelusuri seluruh mata rantai distribusi.
“Siapa pun yang terbukti menyimpang harus ditindak tegas. Ini soal keadilan bagi petani dan masa depan ketahanan pangan bangsa,” tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Bupati Pasaman belum memberikan respons atas permintaan konfirmasi terkait distribusi pupuk subsidi.

Baca Juga:  Kaperwil Sulsel Robby Rambi Tak Lagi Bertugas, Redaksi Keluarkan Status Stop Press

Sumber: Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH, MH

( Tim Redaksi )

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mubes ke-6 Pujakesuma Dibuka Agus Andrianto, Ketahanan Pangan dan Ekonomi Jadi Sorotan
Kapolda Papua Barat Daya Silaturahmi dengan Danpasmar 3, Perkuat Sinergi TNI-Polri
Ketum Generasi Merdeka: Setiap Rupiah Anggaran Harus Berdampak bagi Rakyat
Dalam Dua Hari, 6 Simpatisan dan Anggota OPM Nyatakan Setia kepada NKRI
Kapolri di Sukabumi Dorong 5.000 Peserta Pramuka PUI Siapkan Diri Jadi Pemimpin
Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Bakal Dirombak, FRIC Lebak: Harus Tepat Sasaran
Polri Imbau Orang Tua Awasi Anak, Hindari Lokasi Aksi yang Berpotensi Ricuh
DPC Demokrat Kota Tangerang Gelar Perayaan HUT-RI ke-81 dengan Lomba dan Bazaar UMKM
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 00:03 WIB

Kapolda Papua Barat Daya Silaturahmi dengan Danpasmar 3, Perkuat Sinergi TNI-Polri

Selasa, 15 September 2026 - 08:33 WIB

Ketum Generasi Merdeka: Setiap Rupiah Anggaran Harus Berdampak bagi Rakyat

Kamis, 10 September 2026 - 11:26 WIB

Dalam Dua Hari, 6 Simpatisan dan Anggota OPM Nyatakan Setia kepada NKRI

Kamis, 3 September 2026 - 13:19 WIB

Kapolri di Sukabumi Dorong 5.000 Peserta Pramuka PUI Siapkan Diri Jadi Pemimpin

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Bakal Dirombak, FRIC Lebak: Harus Tepat Sasaran

Berita Terbaru