Dinas Bicara Prosedur, Publik Bicara Fakta, Ketika Disperkimta Memilih Diam Seolah Tak Peduli

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Selatan – Ketika dugaan kejanggalan di tubuh Disperkimta Tangerang Selatan mulai ramai diberitakan, publik menunggu satu hal sederhana: respons. Tapi yang muncul bukan klarifikasi, bukan penjelasan teknis, bahkan bukan bantahan.
Yang muncul justru keheningan.

Seolah-olah seluruh pemberitaan yang membahas kualitas pekerjaan, pola pengadaan, dan dugaan ketidaksesuaian anggaran hanyalah angin lalu, Disperkimta memilih jalan yang jarang diambil oleh instansi pemerintah, tidak menjawab sama sekali. Tidak ada konferensi pers, tidak ada penjelasan alternatif, tidak ada pembukaan dokumen. Tidak ada apa-apa.

Sinyal bahwa dinas lebih memilih masa bodoh ketimbang repot menjelaskan ke publik apa yang sebenarnya terjadi. Padahal berita dan dugaan itu bukan hal kecil.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Publik melihat drainase retak, U-ditch bergeser, hasil pekerjaan yang tidak maksimal, dan pola proyek yang berulang. Tetapi Disperkimta justru bersikap seolah tidak ada yang perlu dibicarakan.

Yang ironis, ketika mereka akhirnya bersuara di kesempatan berbeda, yang keluar hanya kalimat normatif tentang SOP, mekanisme, dan aturan internal—kalimat template yang tidak menjawab inti masalah, apalagi tudingan yang beredar.

Baca Juga:  Api Berkobar di Samping Gedung Polres Metro Jakarta Barat, Asap Hitam Membumbung

Masyarakat Tangsel tentu tidak tinggal diam.

Cecep Anang Hardian, sebagai warga Tangsel, menilai sikap bungkam ini sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap keresahan publik.
“Berita sudah ramai, warga banyak bertanya, tapi Disperkimta seperti tidak merasa perlu menjelaskan apa pun. Bahkan ketika bicara, yang dibahas cuma SOP bukan persoalan sebenarnya. Publik bertanya fakta, mereka jawab teori. Itu bukan respons, itu menghindar,” ujarnya, pada Selasa Kemarin (02/12/2025).

Kini permasalahan ini menjadi ironi, ketika Publik yang mencari jawaban dianggap remeh, sementara dinas yang seharusnya memberi penjelasan justru diam dan berlindung di balik SOP.

Dalam tata kelola modern, instansi yang bersih tidak pernah takut memberi klarifikasi karena data dan dokumen berpihak pada mereka. Tetapi ketika sebuah dinas memilih diam, tak merespons, dan hanya sesekali mengulang kalimat prosedural, publik sangat wajar curiga bahwa ada sesuatu yang sedang dijaga agar tidak terbuka.

Institusi yang benar biasanya sibuk menjelaskan. Institusi yang bermasalah biasanya sibuk diam.

Dan hari ini, Disperkimta memilih diam.
Pertanyaannya: kenapa?

( red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangdam XXII/Tambun Bungai Salurkan Bantuan Presiden bagi Warga Terdampak Karhutla di Palangka Raya
Polsek Pulomerak Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Laut di Perairan Pulau Tempurung
Jalan Baru Diduga Jadi Parkir Liar, Aparat Ke Mana? Dishub dan Satpol PP Diminta Jangan Tutup Mata
Kios Furnitur dan Warung Terbakar di Ciledug Tangerang, Damkar Dikerahkan
Wisuda UMT Jadi Momen Haru Keluarga, Inda Yani Bangga Intan Purnama Sari Menuntaskan Pendidikan
Generasi Merdeka Sampaikan Ucapan Selamat kepada Suyudi Ario Seto atas Persetujuan DPR sebagai Kapolri
Polda Banten Perbarui Informasi Penemuan Jasad di Baros, Identitas Masih Menunggu Hasil Laboratorium
Kemenimipas Temukan Bangunan Mirip Apartemen di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai BMN
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Salurkan Bantuan Presiden bagi Warga Terdampak Karhutla di Palangka Raya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Polsek Pulomerak Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Laut di Perairan Pulau Tempurung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Jalan Baru Diduga Jadi Parkir Liar, Aparat Ke Mana? Dishub dan Satpol PP Diminta Jangan Tutup Mata

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Kios Furnitur dan Warung Terbakar di Ciledug Tangerang, Damkar Dikerahkan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Wisuda UMT Jadi Momen Haru Keluarga, Inda Yani Bangga Intan Purnama Sari Menuntaskan Pendidikan

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB