GOWA, FAKTAMERAH.COM – Ketegasan dalam memberantas peredaran narkotika telah menjadi karakter yang melekat pada sosok IPTU Firman, S.H., M.H. Di balik sikap tegasnya terhadap pelaku kejahatan narkoba, ia dikenal sebagai pribadi yang humanis, sederhana, serta memiliki kedekatan dengan berbagai lapisan masyarakat.
Selama mengemban amanah sebagai Kasat Resnarkoba Polres Gowa, IPTU Firman tidak hanya berfokus pada penegakan hukum. Ia juga mengedepankan pendekatan edukatif dan kolaboratif melalui komunikasi yang intens dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, akademisi, pelajar, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, hingga insan pers.
Baginya, perang melawan narkotika bukan semata menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia membuka ruang sinergi seluas-luasnya demi menciptakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam berbagai kegiatan sosial, penyuluhan, diskusi publik, maupun kunjungan ke sekolah dan perguruan tinggi, IPTU Firman dikenal sebagai sosok yang mudah ditemui, santun, dan komunikatif. Pendekatan tersebut membuat masyarakat merasa nyaman berdialog sekaligus memahami pentingnya pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini.
Di kalangan akademisi dan mahasiswa, IPTU Firman dinilai mampu menghadirkan keseimbangan antara ketegasan penegakan hukum dengan pendekatan edukatif yang membangun kesadaran masyarakat.
Hubungan baik dengan insan media juga menjadi salah satu ciri kepemimpinannya. Ia memandang media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkotika. Komunikasi yang terbuka dan saling menghormati terus dibangun sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan publik.
Di lingkungan internal kepolisian, IPTU Firman dikenal sebagai pemimpin yang mengedepankan kebersamaan, disiplin, dan profesionalisme. Ia selalu menanamkan kepada anggotanya bahwa keberhasilan pemberantasan narkotika tidak hanya diukur dari banyaknya pelaku yang ditangkap, tetapi juga dari upaya menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Kini, IPTU Firman mendapat amanah baru sebagai Panit II Subdit II Ditresnarkoba Polda Sulawesi Selatan. Mutasi tersebut dipandang sebagai bentuk kepercayaan institusi atas dedikasi, integritas, dan rekam jejaknya dalam pemberantasan narkotika selama bertugas di Polres Gowa.
Dengan pengalaman, kemampuan membangun sinergi, serta kepemimpinan yang inklusif, IPTU Firman diyakini mampu memberikan kontribusi lebih besar dalam memperkuat upaya pemberantasan narkotika di wilayah Polda Sulawesi Selatan.
Bagi banyak kalangan, IPTU Firman bukan hanya seorang penegak hukum, melainkan figur polisi yang membuktikan bahwa ketegasan dapat berjalan berdampingan dengan kepedulian, keberanian dapat disandingkan dengan kerendahan hati, dan kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Polri yang profesional, modern, serta semakin dicintai masyarakat.
(Levi)
![]()







