Lapas Makassar Panen Selada, Warga Binaan Didorong Jadi Pribadi Mandiri dan Produktif

- Penulis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 04:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, FaktaMerah.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan panen selada yang dilaksanakan pada Jumat (22/5). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, beserta jajaran pejabat struktural yang turut meninjau proses panen di area pembinaan kemandirian warga binaan.

Panen selada tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang secara konsisten dikembangkan oleh Lapas Kelas I Makassar sebagai sarana meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan semangat kerja warga binaan. Melalui kegiatan pertanian produktif ini, warga binaan tidak hanya diberikan pembinaan secara teori, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal positif di masa mendatang.

Selain menjadi bagian dari pembinaan kemandirian, kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan nasional. Dengan memanfaatkan lahan pembinaan secara optimal, Lapas Makassar terus mendorong terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan bermanfaat.

Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, menyampaikan bahwa program pembinaan seperti ini akan terus dikembangkan sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pembinaan yang berdampak positif bagi warga binaan.

“Melalui program ini, kami ingin menumbuhkan semangat kemandirian, produktivitas, dan tanggung jawab bagi warga binaan sehingga mereka mampu memberikan manfaat, baik selama menjalani masa pembinaan maupun ketika kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan panen selada ini, Lapas Kelas I Makassar terus membuktikan bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, tetapi juga pada pengembangan keterampilan yang produktif dan bernilai guna bagi kehidupan bermasyarakat.

“Dari lahan sederhana, tumbuh harapan besar untuk kemandirian dan ketahanan pangan negeri.”

Loading

Penulis : Annisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Dua Hari, 6 Simpatisan dan Anggota OPM Nyatakan Setia kepada NKRI
Kapolri di Sukabumi Dorong 5.000 Peserta Pramuka PUI Siapkan Diri Jadi Pemimpin
Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Bakal Dirombak, FRIC Lebak: Harus Tepat Sasaran
Polri Imbau Orang Tua Awasi Anak, Hindari Lokasi Aksi yang Berpotensi Ricuh
DPC Demokrat Kota Tangerang Gelar Perayaan HUT-RI ke-81 dengan Lomba dan Bazaar UMKM
Dapur MBG di Lebak Diduga Tak Sesuai SOP, FRIC Desak Korwil BGN Segera Evaluasi
Ketua Presidium FPII Kasihhati Hadiri Pelantikan 36 Pejabat Pemasyarakatan Sumsel
95 Persen Masih Impor, Wakapolri Dorong Produksi Bawang Putih Nasional
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:26 WIB

Dalam Dua Hari, 6 Simpatisan dan Anggota OPM Nyatakan Setia kepada NKRI

Kamis, 3 September 2026 - 13:19 WIB

Kapolri di Sukabumi Dorong 5.000 Peserta Pramuka PUI Siapkan Diri Jadi Pemimpin

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Bakal Dirombak, FRIC Lebak: Harus Tepat Sasaran

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Polri Imbau Orang Tua Awasi Anak, Hindari Lokasi Aksi yang Berpotensi Ricuh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:38 WIB

DPC Demokrat Kota Tangerang Gelar Perayaan HUT-RI ke-81 dengan Lomba dan Bazaar UMKM

Berita Terbaru