MBG Tambah Masalah di Jakarta, Tim Advokasi: Pedoman Pengemudi Harus Dievaluasi

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 12 Desember 2025 — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah mobil pengangkut MBG dilaporkan menabrak pagar sebuah sekolah di Jakarta hingga menyebabkan sejumlah siswa tertabrak. Insiden ini memicu kritik dari Tim Advokasi Peduli Kesehatan Warga Jakarta.

Perwakilan tim advokasi, Johan Imanuel, menilai ide program MBG sebenarnya positif, namun harus dijalankan secara tepat agar tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.

“Gagasan MBG ini baik, tetapi pelaksanaannya harus benar. Jika sudah menimbulkan masalah, tentu harus dievaluasi dan dikoreksi,” ujar Johan.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Johan menyatakan keprihatinannya atas kecelakaan yang melibatkan kendaraan pengangkut MBG tersebut.

“Kami sangat prihatin ada mobil pengangkut MBG yang menabrak pagar sekolah sehingga mengakibatkan anak-anak menjadi korban. Pertanyaannya, apa tidak ada pengawasan dalam metode pengantarannya? Mengapa sampai pengemudi pengganti yang membawa mobil itu?” tegasnya.

Baca Juga:  Elite Gerindra Rayakan HUT ke-18 di Kediaman Prabowo

Ia kemudian merujuk pada Pedoman Umum Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional untuk Program Makan Bergizi Gratis (Januari 2025), khususnya bagian 5.3.12 tentang distribusi makanan. Dalam pedoman itu hanya diatur standar kendaraan dan kebersihan petugas pengantaran, tanpa ketentuan mengenai standar kompetensi pengemudi.

“Dalam pedoman itu jelas tidak disebutkan soal persyaratan pengemudi. Padahal, ini menyangkut keselamatan anak-anak. Karena itu pedoman tersebut perlu dievaluasi dan ditambahkan aturan bahwa pengemudi harus memiliki sertifikasi keselamatan berkendara, seperti Defensive Driving Training,” tutup Johan.

Insiden ini mendorong munculnya desakan agar pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi MBG demi memastikan keamanan dan keselamatan penerima manfaat program

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum KJNI Serukan Pengibaran Merah Putih Selama Agustus, Ingatkan Makna Pengorbanan Para Pahlawan
114 Purnawirawan, PNS Purna Tugas, dan Warakawuri Kodam IX/Udayana Ajukan Permohonan Kebijakan kepada Presiden Prabowo
Kapolri Rotasi 146 Perwira Polri, Ini Daftar Jabatan Strategis dan 14 Kapolres yang Berganti
Usman, Pimpinan Redaksi Postnewstime: Kekerasan terhadap Wartawan Tidak Boleh Dinormalisasi
Maripin Munthe, Ketum AKRINDO, Kecam Pelaku Penghinaan dan Intimidasi terhadap Pekerja Wartawan
FPII Kecam Pernyataan Presiden yang Dinilai Melabeli Wartawan “Londo Ireng”, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Dir Intelkam Polda Papua Barat Daya: Noken Center Perkuat Nilai Luhur Budaya Papua dan Pancasila
Tokoh Inspiratif: Achmad Daroni ST Pegang Teguh Prinsip Persaudaraan di Atas Segala Kepentingan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Ketum KJNI Serukan Pengibaran Merah Putih Selama Agustus, Ingatkan Makna Pengorbanan Para Pahlawan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:35 WIB

114 Purnawirawan, PNS Purna Tugas, dan Warakawuri Kodam IX/Udayana Ajukan Permohonan Kebijakan kepada Presiden Prabowo

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:07 WIB

Kapolri Rotasi 146 Perwira Polri, Ini Daftar Jabatan Strategis dan 14 Kapolres yang Berganti

Senin, 27 Juli 2026 - 16:42 WIB

Usman, Pimpinan Redaksi Postnewstime: Kekerasan terhadap Wartawan Tidak Boleh Dinormalisasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:12 WIB

Maripin Munthe, Ketum AKRINDO, Kecam Pelaku Penghinaan dan Intimidasi terhadap Pekerja Wartawan

Berita Terbaru