Pejabat Puncak Pasar Keuangan Indonesia Mundur Beruntun

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 04:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FAKTAMERAH.COM — Bursa saham dan pasar keuangan Indonesia diguncang peristiwa besar dan belum pernah terjadi sebelumnya. Sejumlah pejabat teras di sektor pasar modal dan keuangan secara beruntun mengundurkan diri pada Jumat (30/1/2026), di tengah gejolak pasar yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Peristiwa ini menjadi sorotan luas karena untuk pertama kalinya dalam sejarah, pengunduran diri dilakukan secara massal oleh jajaran pimpinan lembaga strategis pasar keuangan, mulai dari Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berikut kronologi mundurnya para pejabat tersebut berdasarkan keterangan resmi dan pernyataan terbuka kepada publik.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama BEI Mundur Pagi Hari

Pengunduran diri pertama disampaikan oleh Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Iman Rachman, pada Jumat pagi pukul 09.20 WIB. Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung kepada awak media di Gedung Bursa Efek Indonesia.

Dalam keterangannya, Iman menyatakan bahwa keputusan untuk mundur dari jabatan Direktur Utama BEI merupakan bentuk tanggung jawab pribadi atas dinamika dan gejolak yang terjadi di pasar modal dalam dua hari terakhir.

“Meski pada perdagangan pagi ini mulai terlihat adanya perbaikan, saya menilai langkah mundur adalah keputusan terbaik demi menjaga kepercayaan publik serta stabilitas pasar modal nasional,” ujar Iman.

Baca Juga:  Serikat Pedagang Pasar Pa’baeng-Baeng, Juru Parkir, dan Pedagang Terminal Daya Gelar Aksi di DPRD Makassar

Ia menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut dilakukan tanpa tekanan pihak mana pun dan murni atas pertimbangan profesional serta kepentingan institusi.

Pasar Modal Dalam Tekanan

Seperti diketahui, pasar saham Indonesia mengalami tekanan signifikan dalam beberapa hari terakhir, ditandai dengan fluktuasi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), meningkatnya volatilitas, serta kekhawatiran pelaku pasar terhadap stabilitas sistem keuangan.

Kondisi tersebut mendorong otoritas dan pelaku pasar untuk mengambil langkah-langkah mitigasi guna menjaga kepercayaan investor domestik maupun asing.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Bursa Efek Indonesia memastikan bahwa operasional perdagangan tetap berjalan normal dan koordinasi dengan regulator terus dilakukan untuk menjaga stabilitas pasar.

Menunggu Pernyataan Resmi Lanjutan

Sementara itu, pengunduran diri pejabat lainnya, termasuk dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), masih menunggu pernyataan resmi lanjutan dari masing-masing lembaga terkait.

Pemerintah dan otoritas terkait diharapkan segera memberikan penjelasan menyeluruh kepada publik guna meredam kekhawatiran pasar serta memastikan kesinambungan kebijakan di sektor keuangan nasional.

Perkembangan lebih lanjut masih dinantikan.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gondrong Keluhkan Aktivitas PT Gamen di Tengah Permukiman, Bang Zeck Desak Pemkot Tangerang
Keluarga Besar QAGC JNE Melepas 11 Pegawai QMS dan QCE Berangkat Umrah 2026
Dorong Ekonomi Desa, BUMDes Raharja Mekarjaya Kembangkan Budidaya Nila dan Kebun Pisang
99 Persen Pendapatan Masih dari Kayu, Kadivre Jateng Dorong KPH Randublatung Cari Terobosan
Tiga Usaha Bersatu di Kedung Doro Surabaya, Hadirkan Konsep Makan, Penginapan dan Kost dalam Satu Lokasi
Gubernur Kaltara Paparkan Potensi Investasi Strategis di Forum Rakerkonas APINDO 2026
Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI, Pemerintah Tunjuk Destry Damayanti
Pemprov DKI Kerahkan TPID untuk Kendalikan Lonjakan Harga Sayuran
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Warga Gondrong Keluhkan Aktivitas PT Gamen di Tengah Permukiman, Bang Zeck Desak Pemkot Tangerang

Jumat, 18 September 2026 - 10:40 WIB

Keluarga Besar QAGC JNE Melepas 11 Pegawai QMS dan QCE Berangkat Umrah 2026

Senin, 7 September 2026 - 14:09 WIB

Dorong Ekonomi Desa, BUMDes Raharja Mekarjaya Kembangkan Budidaya Nila dan Kebun Pisang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:41 WIB

99 Persen Pendapatan Masih dari Kayu, Kadivre Jateng Dorong KPH Randublatung Cari Terobosan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:57 WIB

Tiga Usaha Bersatu di Kedung Doro Surabaya, Hadirkan Konsep Makan, Penginapan dan Kost dalam Satu Lokasi

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB