Polemik Qurban Pakai Uang Rakyat, Bolehkah? Ini Penjelasan Sejumlah Pihak

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, FaktaMerah.com – Polemik penggunaan uang negara atau uang rakyat untuk pembelian hewan qurban kembali menjadi perhatian publik menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Perdebatan muncul setelah adanya program bantuan hewan qurban dari pejabat dan pemerintah yang menggunakan anggaran negara.

Sejumlah masyarakat mempertanyakan, apakah qurban tetap sah apabila menggunakan dana APBN maupun APBD. Sebab dalam ajaran Islam, qurban dikenal sebagai ibadah yang dilakukan menggunakan harta pribadi sebagai bentuk keikhlasan dan pengorbanan kepada Allah SWT.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan bahwa penggunaan kas negara untuk kepentingan qurban diperbolehkan selama memiliki dasar hukum yang jelas serta bertujuan membantu masyarakat. Dalam sejarah Islam, konsep tersebut disebut menyerupai penggunaan Baitul Mal atau kas negara demi kemaslahatan umat.”ujarnya

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof KH Asrorun Niam Sholeh mengatakan, dalam konteks pemerintahan modern APBN merupakan instrumen negara yang digunakan untuk kepentingan rakyat, termasuk kegiatan sosial dan keagamaan yang manfaatnya kembali kepada masyarakat.”ungkapannya

Namun di sisi lain, sejumlah pengamat menilai penggunaan uang rakyat untuk qurban tetap menimbulkan persoalan etika. Mereka menegaskan bahwa qurban pada hakikatnya merupakan ibadah individual yang semestinya dilakukan menggunakan dana pribadi.”tegasnya

Baca Juga:  AWII Minta Kejagung Tegaskan, Audit Dugaan Keterlibatan Oknum Kejaksaan di Proyek Pemkot Tangsel

Guru Besar UIN Jakarta menilai polemik terjadi karena masyarakat membedakan antara bantuan sosial pemerintah dan ibadah personal pejabat publik. Jika qurban dilakukan atas nama pribadi namun menggunakan uang negara, maka dinilai berpotensi memunculkan kontroversi dan kritik dari masyarakat.”pungkasnya

Di media sosial, perdebatan mengenai qurban dari uang rakyat juga ramai diperbincangkan. Sebagian warga mendukung dengan alasan daging qurban tetap dinikmati masyarakat kurang mampu. Namun sebagian lainnya berpendapat pejabat seharusnya memberikan contoh dengan menggunakan harta pribadi untuk berqurban.

Pengamat kebijakan publik menyebut transparansi anggaran menjadi faktor penting agar program qurban pemerintah tidak menimbulkan polemik berkepanjangan. Selain harus memiliki dasar hukum yang jelas, penggunaan anggaran juga diminta tidak dijadikan alat pencitraan politik.”katanya

Hingga saat ini, polemik qurban menggunakan uang rakyat masih menjadi perdebatan antara aspek hukum agama, etika pemerintahan, dan sensitivitas sosial masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.

 

Loading

Penulis : Kong us

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Presidium FPII Apresiasi Pembinaan WBP Lapas Sukamiskin Lewat Produksi Kapal Sukaboat
Polda Papua Barat Daya Terima Kunjungan JICA Indonesia Office, Bahas Kerja Sama Manajemen Keamanan
Pangdam XXII/Tambun Bungai Salurkan Bantuan Presiden bagi Warga Terdampak Karhutla di Palangka Raya
Wisuda UMT Jadi Momen Haru Keluarga, Inda Yani Bangga Intan Purnama Sari Menuntaskan Pendidikan
Generasi Merdeka Sampaikan Ucapan Selamat kepada Suyudi Ario Seto atas Persetujuan DPR sebagai Kapolri
Kemenimipas Temukan Bangunan Mirip Apartemen di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai BMN
Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Kunjungi Imigrasi Depok, Bahas Pelayanan Paspor dan Pencegahan TPPO
Lapas Cibinong Disorot, Menteri Imipas Turun Tangan Dalami Temuan Ombudsman
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:11 WIB

Ketua Presidium FPII Apresiasi Pembinaan WBP Lapas Sukamiskin Lewat Produksi Kapal Sukaboat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Polda Papua Barat Daya Terima Kunjungan JICA Indonesia Office, Bahas Kerja Sama Manajemen Keamanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Salurkan Bantuan Presiden bagi Warga Terdampak Karhutla di Palangka Raya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Wisuda UMT Jadi Momen Haru Keluarga, Inda Yani Bangga Intan Purnama Sari Menuntaskan Pendidikan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Generasi Merdeka Sampaikan Ucapan Selamat kepada Suyudi Ario Seto atas Persetujuan DPR sebagai Kapolri

Berita Terbaru