Prabowo Tolak Status Bencana Nasional di Sumatera: Negara Klaim Situasi Masih Terkendali

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 02:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta ( FAKTAMERAH.COM ) – Presiden RI Prabowo Subianto secara tegas menolak desakan penetapan status darurat bencana nasional atas rangkaian bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pemerintah menilai skala dan dampak bencana masih dapat dikendalikan tanpa harus mengibarkan status tertinggi penanganan bencana.

Penegasan itu disampaikan Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025). Presiden bahkan menyinggung adanya tekanan dan narasi publik yang dinilainya berlebihan dalam mendorong status bencana nasional.

“Ada yang teriak-teriak ingin ini dinyatakan bencana nasional. Kita sudah kerahkan kekuatan penuh. Ini baru tiga provinsi dari 38 provinsi. Situasinya masih terkendali,” ujar Prabowo.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan sikap pemerintah dalam mengontrol arah kebijakan penanganan bencana, sekaligus menepis tudingan negara abai terhadap penderitaan korban.

Presiden mengklaim negara hadir secara konkret melalui pengerahan lebih dari 50 ribu personel TNI dan Polri, didukung puluhan helikopter, pesawat angkut, hingga ribuan alat berat. Operasi lapangan dilakukan secara masif, mulai dari evakuasi, distribusi logistik, hingga pemulihan infrastruktur dasar.

Di sisi lain, pemerintah juga mulai masuk ke fase lanjutan dengan menyiapkan pembentukan Satgas atau badan khusus rehabilitasi dan rekonstruksi. Target awal, 2.000 unit hunian akan dibangun dalam waktu dekat, dengan sebagian langsung berfungsi sebagai rumah permanen.

Baca Juga:  Soroti Dominasi Paket Proyek PT AJK di Dinas Perkim Tangsel, AWII Minta Kajari Baru Lebih Tegas

“Tidak boleh ada alasan soal lahan. Pakai lahan negara. Semua unsur harus bergerak cepat,” tegas Prabowo.

Soal pembiayaan, Presiden memastikan APBN dalam kondisi aman. Pemerintah, kata dia, mampu membiayai seluruh proses pemulihan karena kebijakan efisiensi anggaran besar-besaran yang diterapkan sejak awal masa pemerintahan.

Namun demikian, pernyataan Presiden juga membuka ruang pertanyaan publik: sejauh mana indikator “terkendali” yang digunakan pemerintah, serta bagaimana mekanisme pengawasan agar distribusi bantuan dan pembangunan hunian benar-benar tepat sasaran di lapangan.

Prabowo mengakui pemulihan tidak dapat berlangsung instan. Aktivitas masyarakat di wilayah terdampak diperkirakan baru kembali normal dalam dua hingga tiga bulan ke depan, dengan catatan keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

Seluruh kementerian terkait disebut masih berada di lapangan, sementara BMKG terus memantau potensi cuaca ekstrem susulan. Pemerintah menegaskan akan terus mengerahkan seluruh sumber daya negara, seraya menuntut kerja cepat dan tanpa kompromi dari seluruh jajaran.

( Awaludin )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Presidium FPII Apresiasi Pembinaan WBP Lapas Sukamiskin Lewat Produksi Kapal Sukaboat
Polda Papua Barat Daya Terima Kunjungan JICA Indonesia Office, Bahas Kerja Sama Manajemen Keamanan
Pangdam XXII/Tambun Bungai Salurkan Bantuan Presiden bagi Warga Terdampak Karhutla di Palangka Raya
Wisuda UMT Jadi Momen Haru Keluarga, Inda Yani Bangga Intan Purnama Sari Menuntaskan Pendidikan
Generasi Merdeka Sampaikan Ucapan Selamat kepada Suyudi Ario Seto atas Persetujuan DPR sebagai Kapolri
Kemenimipas Temukan Bangunan Mirip Apartemen di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai BMN
Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Kunjungi Imigrasi Depok, Bahas Pelayanan Paspor dan Pencegahan TPPO
Lapas Cibinong Disorot, Menteri Imipas Turun Tangan Dalami Temuan Ombudsman
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:11 WIB

Ketua Presidium FPII Apresiasi Pembinaan WBP Lapas Sukamiskin Lewat Produksi Kapal Sukaboat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Polda Papua Barat Daya Terima Kunjungan JICA Indonesia Office, Bahas Kerja Sama Manajemen Keamanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Salurkan Bantuan Presiden bagi Warga Terdampak Karhutla di Palangka Raya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Wisuda UMT Jadi Momen Haru Keluarga, Inda Yani Bangga Intan Purnama Sari Menuntaskan Pendidikan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Generasi Merdeka Sampaikan Ucapan Selamat kepada Suyudi Ario Seto atas Persetujuan DPR sebagai Kapolri

Berita Terbaru