Santer! Kebijakan Camat Gunung Kaler Dinilai Otoriter dan Tidak Berpihak pada Masyarakat

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG — Kebijakan Camat Gunung Kaler, Udin, S.Ag., M.Si., menuai sorotan dari sejumlah elemen masyarakat. Dalam tiga bulan masa kepemimpinannya, berbagai kegiatan pemerintahan di Kecamatan Gunung Kaler dinilai berjalan tidak maksimal dan tanpa arah pembangunan yang jelas.

Berdasarkan penelusuran tim media dan sejumlah keluhan warga, kebijakan yang diambil Camat Gunung Kaler disebut-sebut belum menunjukkan komitmen terhadap keterlibatan masyarakat. Sejumlah tokoh menilai, gaya kepemimpinan Udin cenderung tertutup dan terkesan otoriter dalam pengambilan keputusan di tingkat kecamatan.

“Sejak perayaan HUT RI ke-80, kegiatan Bina Wilayah, PHBI, STQ, hingga kegiatan kepemudaan dan Karang Taruna terlihat kurang terencana. Bahkan saat pelaksanaan Porkab VI di Kecamatan Pasar Kemis, partisipasi Gunung Kaler minim dan tidak terkoordinasi dengan baik,” ujar salah satu tokoh pemuda setempat yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, beredar kabar adanya pemangkasan anggaran kegiatan secara internal tanpa kejelasan penggunaan. Beberapa pihak juga mengeluhkan sulitnya menjalin komunikasi dengan camat, yang kerap beralasan sedang mengikuti diklat atau dalam kondisi kurang sehat.

Baca Juga:  Eric VR: Transparansi Proses Liputan Berdasarkan UU Pers Jaga Kredibilitas Pers di Era Digital

Kondisi tersebut membuat sebagian warga menilai kepemimpinan Camat Udin belum menunjukkan kemampuan manajerial yang baik.

“Kami merasa kurang diperhatikan. Masyarakat Gunung Kaler butuh pemimpin yang terbuka dan mau turun langsung ke lapangan, bukan yang menjaga jarak dari rakyatnya,” ungkap salah satu warga.

Sebagai bentuk keprihatinan, sejumlah tokoh masyarakat berencana membentuk Forum Masyarakat Gunung Kaler Bersatu. Forum ini akan menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat kepada Bupati Tangerang, agar segera dilakukan evaluasi terhadap kinerja Camat Gunung Kaler.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kecamatan Gunung Kaler belum memberikan tanggapan resmi terkait berbagai tudingan tersebut. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon dan pesan singkat juga belum mendapat respons.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Rotasi 146 Perwira Polri, Ini Daftar Jabatan Strategis dan 14 Kapolres yang Berganti
Usman, Pimpinan Redaksi Postnewstime: Kekerasan terhadap Wartawan Tidak Boleh Dinormalisasi
Maripin Munthe, Ketum AKRINDO, Kecam Pelaku Penghinaan dan Intimidasi terhadap Pekerja Wartawan
FPII Kecam Pernyataan Presiden yang Dinilai Melabeli Wartawan “Londo Ireng”, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Dir Intelkam Polda Papua Barat Daya: Noken Center Perkuat Nilai Luhur Budaya Papua dan Pancasila
Tokoh Inspiratif: Achmad Daroni ST Pegang Teguh Prinsip Persaudaraan di Atas Segala Kepentingan
PERUMDAM TKR Perkuat Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Melalui Penyediaan Air
Demo Mahasiswa di Monas, Polisi Siagakan Ribuan Personel untuk Amankan Jalannya Aksi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:07 WIB

Kapolri Rotasi 146 Perwira Polri, Ini Daftar Jabatan Strategis dan 14 Kapolres yang Berganti

Senin, 27 Juli 2026 - 16:42 WIB

Usman, Pimpinan Redaksi Postnewstime: Kekerasan terhadap Wartawan Tidak Boleh Dinormalisasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:12 WIB

Maripin Munthe, Ketum AKRINDO, Kecam Pelaku Penghinaan dan Intimidasi terhadap Pekerja Wartawan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:19 WIB

FPII Kecam Pernyataan Presiden yang Dinilai Melabeli Wartawan “Londo Ireng”, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

Dir Intelkam Polda Papua Barat Daya: Noken Center Perkuat Nilai Luhur Budaya Papua dan Pancasila

Berita Terbaru