Tanggapi Keluhan Beton Retak Ruas Warung Hasem–Cibogo, Pelaksana Minta Pemeriksaan Teknis Menyeluruh

- Penulis

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK, Faktamerah.com – Pihak pelaksana proyek pembangunan jalan beton di ruas Warung Hasem–Cibogo menyampaikan hak jawab dan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai adanya retakan dan patahan pada badan jalan. Klarifikasi tersebut disampaikan pada Senin (24/8/2026).

Pihak pelaksana meminta agar kondisi fisik jalan tidak langsung dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya persoalan kualitas pekerjaan sebelum dilakukan pemeriksaan teknis secara menyeluruh.

Klarifikasi itu disampaikan menyusul pemberitaan mengenai keluhan warga terhadap kondisi jalan yang disebut baru selesai dibangun. Pihak pelaksana menyatakan terbuka terhadap evaluasi, namun menilai diperlukan data dan pemeriksaan teknis untuk mengetahui penyebab retakan secara objektif.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kondisi retakan pada beton tidak serta-merta dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa pekerjaan tidak memenuhi standar. Penentuan penyebab keretakan perlu dilakukan melalui pemeriksaan lapangan, pengukuran, serta evaluasi teknis oleh pihak yang berkompeten,” demikian pernyataan pihak pelaksana.

Selain persoalan retakan, pihak pelaksana turut menanggapi informasi mengenai adanya penanganan retakan menggunakan adukan semen.

Menurut pihak pelaksana, informasi tersebut masih perlu diverifikasi untuk mengetahui apakah tindakan itu merupakan penanganan sementara, bagian dari pemeliharaan rutin, atau membutuhkan metode perbaikan tertentu sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak.

Baca Juga:  Aliansi Peduli Banten Apresiasi Pembangunan Jalan Cangkudu–Cisoka, Minta Transparansi Proyek APBD

Pihak pelaksana juga menyatakan kesiapannya apabila dilakukan pemeriksaan oleh instansi terkait maupun pihak pengawas pekerjaan.

“Kami pada prinsipnya terbuka terhadap evaluasi dan pemeriksaan dari pihak terkait, termasuk Dinas PUPR Kabupaten Lebak maupun pihak pengawas pekerjaan. Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan bagian pekerjaan yang memang memerlukan penanganan, kami akan mengikuti ketentuan kontrak dan arahan teknis yang berlaku,” lanjut pernyataan tersebut.

Pihak pelaksana berharap pemberitaan mengenai kondisi jalan Warung Hasem–Cibogo dapat dilakukan secara berimbang dengan tetap memberikan ruang bagi seluruh pihak untuk menyampaikan informasi dan klarifikasi.

Mereka juga menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan keluhan terkait infrastruktur. Namun, penilaian terhadap kualitas pekerjaan diharapkan tidak hanya didasarkan pada pengamatan visual, melainkan diperkuat dengan hasil pemeriksaan teknis yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hingga saat ini, pihak pelaksana menyatakan tetap berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas di Kabupaten Lebak dan memastikan setiap persoalan yang berkaitan dengan pekerjaan dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan teknis dan kontraktual yang berlaku.

(Surajaya)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementerian PU Rehabilitasi Bendung Karet Cibanten Rp23,9 Miliar, Ini Lingkup Pekerjaannya.
Warga Kampung Rawa Bamban Minta Jembatan Akses Pabrik Diperiksa
Pembangunan Jembatan di Perbatasan Jakarta–Tangerang Disorot Warga, Pemerintah Diminta Beri Klarifikasi
Brimob Polda Jabar Bantu Pembangunan Jembatan Galumpit di Majalengka
Jalan Rusak di Kali Anyar VI Dikeluhkan Warga, Pemprov DKI Diminta Segera Bertindak
GSG Mustika Tigaraksa Rp1,72 Miliar Belum Tuntas, Pengawasan DTRB Dipertanyakan
Proyek SPAL Pabuaran Disorot: Papan Informasi Tak Terpasang, K3 dan Lahan Warga Dipertanyakan
Aliansi Peduli Banten Apresiasi Pembangunan Jalan Cangkudu–Cisoka, Minta Transparansi Proyek APBD
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Kementerian PU Rehabilitasi Bendung Karet Cibanten Rp23,9 Miliar, Ini Lingkup Pekerjaannya.

Selasa, 29 September 2026 - 07:03 WIB

Warga Kampung Rawa Bamban Minta Jembatan Akses Pabrik Diperiksa

Jumat, 25 September 2026 - 23:14 WIB

Pembangunan Jembatan di Perbatasan Jakarta–Tangerang Disorot Warga, Pemerintah Diminta Beri Klarifikasi

Rabu, 23 September 2026 - 15:59 WIB

Brimob Polda Jabar Bantu Pembangunan Jembatan Galumpit di Majalengka

Jumat, 4 September 2026 - 15:26 WIB

Jalan Rusak di Kali Anyar VI Dikeluhkan Warga, Pemprov DKI Diminta Segera Bertindak

Berita Terbaru