Warga RW 09 dan RW 012 Duri Pulo Ajukan Gugatan Perdata ke PN Jakpus soal Nilai Ganti Rugi Tanah

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | FAKTAMERAH.COM – Kuasa hukum warga RW 09 dan RW 012 Kelurahan Duri Pulo, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, dari Kantor Hukum IZA & Partners, secara resmi mendaftarkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Gugatan ini diajukan sebagai upaya hukum warga untuk memperoleh kepastian penilaian appraisal ganti kerugian tanah yang dinilai berada jauh di bawah harga pasar.
Gugatan tersebut diajukan oleh warga RW 09 dan RW 012 Duri Pulo melalui kuasa hukum Muhamad Ali, S.H., M.H. dan Ezekhiel Bata, S.H., M.H. Pendaftaran gugatan dilakukan melalui sistem E-Court pada Senin, 6 Januari 2026, dan pada hari ini tim kuasa hukum mendatangi PN Jakarta Pusat untuk melakukan registrasi surat kuasa serta kelengkapan administrasi gugatan.
Langkah hukum ini ditempuh karena warga menilai adanya perbedaan signifikan antara nilai appraisal ganti kerugian yang ditawarkan dengan harga pasar tanah di wilayah tersebut. Berdasarkan penilaian warga, nilai ganti kerugian yang ditawarkan berada di kisaran Rp5 juta hingga Rp15 juta per meter persegi, sementara harga pasar tanah di kawasan Duri Pulo diperkirakan berkisar Rp45 juta hingga Rp60 juta per meter persegi.
Perwakilan Kantor Hukum IZA & Partners menyampaikan bahwa gugatan ini merupakan bentuk penggunaan hak konstitusional warga negara untuk mencari keadilan melalui mekanisme peradilan.
“Kami mengajukan gugatan ini sebagai bentuk ikhtiar hukum agar permasalahan yang dihadapi warga dapat diuji dan diputuskan melalui proses peradilan yang sah,” ujar kuasa hukum kepada awak media.
Ia menegaskan bahwa materi gugatan telah disusun berdasarkan dokumen, data, dan ketentuan hukum yang berlaku, serta menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengikuti seluruh tahapan persidangan sesuai peraturan perundang-undangan.
Kuasa hukum berharap proses persidangan dapat berjalan objektif, transparan, dan berkeadilan. Sementara itu, warga RW 09 dan RW 012 Duri Pulo berharap Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dapat memberikan putusan terbaik berdasarkan fakta-fakta hukum yang terungkap dalam persidangan.

Baca Juga:  Pagi Kelabu di Jl. Peta Barat, Kecelakaan Tunggal di Depan Apotek K-24 Rawa Lele Renggut Nyawa Pengendara Scoopy

( Red )

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Banten Pastikan Helm, Jeriken dan Life Jacket Temuan Bukan Milik KM Arupadhatu 1
Terpisah dari Rombongan Usai Nonton Persib vs Persija, Remaja Berkebutuhan Khusus Ditemukan di Pesing
Lima Pewarta Foto Hilang di Selat Sunda, Tim SAR 425 Personel Terus Melakukan Pencarian
Update SAR Gunung Anak Krakatau: Life Jacket Ditemukan Dipastikan Bukan Milik Arupadatu 1
Polisi Tertibkan 36 Motor Berknalpot Brong di Dua Wilayah Kuningan
Kebakaran Hebat Landa Pabrik Plastik di Balaraja, Karyawan Berhamburan, Warga Panik
Perhutani Blora Raya dan Polres Blora Perkuat Sinergi Keamanan Hutan dan Cegah Karhutla
668 Warga Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Sidoarjo, 80 Masih Dirawat
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 06:45 WIB

Polda Banten Pastikan Helm, Jeriken dan Life Jacket Temuan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 September 2026 - 03:28 WIB

Terpisah dari Rombongan Usai Nonton Persib vs Persija, Remaja Berkebutuhan Khusus Ditemukan di Pesing

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WIB

Update SAR Gunung Anak Krakatau: Life Jacket Ditemukan Dipastikan Bukan Milik Arupadatu 1

Rabu, 9 September 2026 - 06:05 WIB

Polisi Tertibkan 36 Motor Berknalpot Brong di Dua Wilayah Kuningan

Minggu, 6 September 2026 - 08:43 WIB

Kebakaran Hebat Landa Pabrik Plastik di Balaraja, Karyawan Berhamburan, Warga Panik

Berita Terbaru