Preman Mabuk Tewas Dibacok Pedagang Pecel Lele di Cileungsi, Diduga Sering Bikin Onar dan Ganggu Dagangan

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 04:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, faktamerah.com – Keributan berujung maut terjadi di kawasan Cileungsi, Bogor, ketika seorang pedagang pecel lele berinisial W membacok seorang preman yang diketahui dalam kondisi mabuk. Korban tewas setelah sempat dilarikan ke rumah sakit, sementara dua rekannya mengalami luka-luka.

Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, menjelaskan bahwa insiden terjadi saat tiga preman datang ke warung pecel lele milik W dalam kondisi terpengaruh alkohol. Mereka diduga membuat keributan hingga memicu emosi pemilik warung.

“Korban datang dalam kondisi mabuk, lalu terjadi keributan. Si tukang pecel lele langsung mengarahkan kapaknya ke korban,” ujar Kompol Edison.

Dua rekan korban yang mencoba melerai justru ikut menjadi sasaran pemukulan dan mengalami luka ringan. Sementara korban utama mengalami luka bacok serius sebelum akhirnya meninggal dunia.

Polisi bergerak cepat mengamankan dua terduga pelaku, yaitu pemilik warung dan keponakannya. “Keponakan pelaku sempat memegang tubuh korban karena dia membawa golok,” tambah Edison.

Menurut keterangan polisi, keributan ini diduga dipicu akumulasi kemarahan pelaku. Para korban disebut kerap membuat onar saat mabuk, merusak dagangan, dan mengusir pelanggan dari warung tersebut.

Kasus ini kini ditangani Polsek Cileungsi untuk penyelidikan lebih lanjut terkait motif, alat bukti, dan potensi keterlibatan pihak lain.

( Ade Chandra )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditsamapta Polda Jawa Barat Laksanakan Patroli di Masjid Al Jabbar, Jaga Keamanan Masyarakat
“Bola Panas” Laporan Dugaan di Dinas SDABMBK Kini di Meja Wali Kota Tangsel
Tiga Tahun Kepergian Virendy, Keluarga Besar Wehantouw Berkumpul di Woloan dan Menitip Asa Keadilan
Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Makna Hijrah Kehidupan Oleh: Mulyana Rachman, S.E.
Gugatan Permohonan Keberatan Ganti Rugi PSN Tol Semanan Sunter Kuasa Hukum Warga Duri Pulo Menghadiri Sidang Perdana di PN Jakpus
Pemkot Jakbar dan Rekan Indonesia Kampanyekan STOP TBC dengan TOSS di CFD
Direktur Jakarta Institute: Isu Narkoba Kerap Jadi Alat Legitimasi Intervensi AS
KOMRAD Kecam Agresi AS ke Venezuela, Sebut sebagai Perang Kelas Global
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 08:59 WIB

Ditsamapta Polda Jawa Barat Laksanakan Patroli di Masjid Al Jabbar, Jaga Keamanan Masyarakat

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:44 WIB

“Bola Panas” Laporan Dugaan di Dinas SDABMBK Kini di Meja Wali Kota Tangsel

Senin, 19 Januari 2026 - 02:38 WIB

Tiga Tahun Kepergian Virendy, Keluarga Besar Wehantouw Berkumpul di Woloan dan Menitip Asa Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 - 05:12 WIB

Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Makna Hijrah Kehidupan Oleh: Mulyana Rachman, S.E.

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:19 WIB

Gugatan Permohonan Keberatan Ganti Rugi PSN Tol Semanan Sunter Kuasa Hukum Warga Duri Pulo Menghadiri Sidang Perdana di PN Jakpus

Berita Terbaru