Bogor, faktamerah.com – Keributan berujung maut terjadi di kawasan Cileungsi, Bogor, ketika seorang pedagang pecel lele berinisial W membacok seorang preman yang diketahui dalam kondisi mabuk. Korban tewas setelah sempat dilarikan ke rumah sakit, sementara dua rekannya mengalami luka-luka.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, menjelaskan bahwa insiden terjadi saat tiga preman datang ke warung pecel lele milik W dalam kondisi terpengaruh alkohol. Mereka diduga membuat keributan hingga memicu emosi pemilik warung.
“Korban datang dalam kondisi mabuk, lalu terjadi keributan. Si tukang pecel lele langsung mengarahkan kapaknya ke korban,” ujar Kompol Edison.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dua rekan korban yang mencoba melerai justru ikut menjadi sasaran pemukulan dan mengalami luka ringan. Sementara korban utama mengalami luka bacok serius sebelum akhirnya meninggal dunia.
Polisi bergerak cepat mengamankan dua terduga pelaku, yaitu pemilik warung dan keponakannya. “Keponakan pelaku sempat memegang tubuh korban karena dia membawa golok,” tambah Edison.
Menurut keterangan polisi, keributan ini diduga dipicu akumulasi kemarahan pelaku. Para korban disebut kerap membuat onar saat mabuk, merusak dagangan, dan mengusir pelanggan dari warung tersebut.
Kasus ini kini ditangani Polsek Cileungsi untuk penyelidikan lebih lanjut terkait motif, alat bukti, dan potensi keterlibatan pihak lain.
( Ade Chandra )






