Pasca Bentrok Kalibata, Pedagang Seret Barang Tersisa dari Kios yang Hangus

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta ( FAKTAMERAH.COM ) – Sejumlah pedagang dan pemilik kios di seberang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, mulai berdatangan kembali pada Jumat (12/12) pagi. Mereka datang untuk mengangkut barang-barang yang masih tersisa setelah insiden bentrok, pengeroyokan mata elang, hingga aksi penjarahan dan pembakaran yang terjadi pada Kamis (11/12).

Medi Maria, perwakilan dari Indonesia Chef Association yang menaungi beberapa lapak pedagang di kawasan tersebut, menyebut para pedagang masih dilanda trauma dan syok akibat kejadian yang berlangsung cepat dan tidak terkendali.

“Insiden pada Kamis kemarin sangat parah. Terjadi penjarahan, ada pembakaran kios, semua terjadi seketika. Banyak pedagang tidak sempat menyelamatkan barang dagangan mereka,” ujar Medi.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa puluhan pelaku datang menyerang, merusak kios, hingga membakar lapak yang berada di sepanjang area seberang TMP Kalibata. Para pedagang kecil—termasuk pelaku UMKM—menjadi korban langsung dari tindak kekerasan tersebut.

Baca Juga:  Babak Baru Kericuhan Kalibata, Pelaku Pembakaran Akhirnya Ditangkap

Medi juga meminta perhatian dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman untuk membantu para pelaku usaha yang mengalami kerugian besar. Menurutnya, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan karena sebagian besar pedagang menggantungkan penghasilan harian dari usaha di lokasi tersebut.

“Kami mohon pemerintah turun tangan. Banyak pedagang kehilangan seluruh modal dan barang dagangannya. Mereka butuh bantuan untuk bisa kembali bangkit,” tegasnya.

Hingga kini, proses pembersihan dan pendataan kerusakan masih terus dilakukan. Para pedagang berharap aparat dapat menjamin keamanan agar mereka bisa kembali menjalankan aktivitas ekonomi tanpa rasa takut.

( Ramdani )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Pulomerak Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Laut di Perairan Pulau Tempurung
Jalan Baru Diduga Jadi Parkir Liar, Aparat Ke Mana? Dishub dan Satpol PP Diminta Jangan Tutup Mata
Kios Furnitur dan Warung Terbakar di Ciledug Tangerang, Damkar Dikerahkan
Polda Banten Perbarui Informasi Penemuan Jasad di Baros, Identitas Masih Menunggu Hasil Laboratorium
Jasad Pria Ditemukan di Pantai Labuan, Polda Banten Sebut Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1
Renovasi Gedung DPRD Kabupaten Tangerang Disorot, Oknum Sekwan Diduga Atur Proyek
Polda Banten Pastikan Jenazah Pelajar di Mukomuko Tidak Terkait KM Arupadatu I
Kasus Pijat Tradisional Sri Lestari Dipertanyakan Masyarakat, Disebut Buka 24 Jam
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Polsek Pulomerak Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Laut di Perairan Pulau Tempurung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Jalan Baru Diduga Jadi Parkir Liar, Aparat Ke Mana? Dishub dan Satpol PP Diminta Jangan Tutup Mata

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Kios Furnitur dan Warung Terbakar di Ciledug Tangerang, Damkar Dikerahkan

Rabu, 30 September 2026 - 17:02 WIB

Polda Banten Perbarui Informasi Penemuan Jasad di Baros, Identitas Masih Menunggu Hasil Laboratorium

Minggu, 27 September 2026 - 14:56 WIB

Jasad Pria Ditemukan di Pantai Labuan, Polda Banten Sebut Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB