Proyek Pintu Air di Cengkareng Barat Picu Banjir, Warga Terdampak Keluhkan Urukan Tanah

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Barat, FaktaMerah.com – Proyek pembangunan pintu air di kawasan Cengkareng Barat, tepatnya di RT 06/RW 06, menuai sorotan warga setempat. Pengerjaan proyek yang dilakukan oleh PT Jaya Konstruksi diduga memicu banjir akibat penutupan sementara aliran kali menggunakan urukan tanah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek tersebut telah berlangsung selama kurang lebih tiga minggu. Selama proses pengerjaan, aliran air di kali setempat dibendung dengan tanah urug, sehingga menghambat aliran air dan menyebabkan luapan ke permukiman warga saat hujan turun.

Salah satu warga terdampak mengungkapkan, kondisi banjir mulai sering terjadi sejak adanya pembendungan tersebut. “Sejak kali dibendung, setiap hujan turun pasti air meluap dan masuk ke rumah. Sebelumnya tidak separah ini,” ujarnya.

Warga mengaku hingga kini belum melihat adanya langkah konkret dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait untuk mengatasi dampak banjir yang terjadi. Mereka berharap ada penanganan serius agar kondisi ini tidak terus berlarut dan merugikan masyarakat.

Selain itu, warga juga mendesak pihak kontraktor untuk segera melakukan normalisasi aliran kali atau menyediakan jalur alternatif sementara, agar air tetap dapat mengalir dengan lancar selama proyek berlangsung.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Jaya Konstruksi terkait keluhan warga tersebut. Pemerintah setempat diharapkan segera turun tangan guna mencari solusi serta memastikan pelaksanaan proyek tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Loading

Penulis : Rizki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Pulomerak Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Laut di Perairan Pulau Tempurung
Jalan Baru Diduga Jadi Parkir Liar, Aparat Ke Mana? Dishub dan Satpol PP Diminta Jangan Tutup Mata
Kios Furnitur dan Warung Terbakar di Ciledug Tangerang, Damkar Dikerahkan
Polda Banten Perbarui Informasi Penemuan Jasad di Baros, Identitas Masih Menunggu Hasil Laboratorium
Jasad Pria Ditemukan di Pantai Labuan, Polda Banten Sebut Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1
Renovasi Gedung DPRD Kabupaten Tangerang Disorot, Oknum Sekwan Diduga Atur Proyek
Polda Banten Pastikan Jenazah Pelajar di Mukomuko Tidak Terkait KM Arupadatu I
Kasus Pijat Tradisional Sri Lestari Dipertanyakan Masyarakat, Disebut Buka 24 Jam
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Polsek Pulomerak Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Laut di Perairan Pulau Tempurung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Jalan Baru Diduga Jadi Parkir Liar, Aparat Ke Mana? Dishub dan Satpol PP Diminta Jangan Tutup Mata

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Kios Furnitur dan Warung Terbakar di Ciledug Tangerang, Damkar Dikerahkan

Rabu, 30 September 2026 - 17:02 WIB

Polda Banten Perbarui Informasi Penemuan Jasad di Baros, Identitas Masih Menunggu Hasil Laboratorium

Minggu, 27 September 2026 - 14:56 WIB

Jasad Pria Ditemukan di Pantai Labuan, Polda Banten Sebut Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB