​Sindikat SIM BII Umum Palsu berbahan PVC Lintas Provinsi: Pelaku Asal Wakatobi Dalam Pencarian Orang, Kiriman dari Kendari ke Halmahera Tengah

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​KENDARI, FAKTAMERAH.COM – Kepolisian terus memburu seorang pria berinisial M. Adhin, pelaku utama sindikat pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) BII Umum dari bahan nametag vpc yang meresahkan masyarakat. Berdasarkan pendalaman penyelidikan, pelaku diketahui berdomisili di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
​Modus kejahatan yang dijalankan M. Adhin tergolong terorganisasi dengan jangkauan lintas provinsi. Pelaku menjalankan operasi pemalsuan dengan menggunakan basis pengiriman dari Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, untuk disebarkan hingga ke wilayah Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.
​Modus “Kirim Paket” dan Harga Tidak Wajar
​Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa pelaku memanfaatkan jasa ekspedisi pengiriman logistik untuk mengirimkan SIM BII Umum palsu kepada para pemesan di Weda, Halmahera Tengah. Dengan cara ini, pelaku menghindari interaksi tatap muka yang berisiko mengungkap identitas aslinya.
​Keresahan masyarakat memuncak setelah diketahui pelaku mematok harga yang jauh dari ketentuan resmi, yakni sebesar Rp1.000.000,- (Satu Juta Rupiah) per lembar SIM. Praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan publik, mengingat SIM BII Umum adalah syarat kompetensi untuk mengoperasikan kendaraan berat.
​Status DPO dan Pengejaran
​Saat ini, M. Adhin telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh pihak kepolisian. Petugas saat ini tengah melakukan koordinasi lintas wilayah antara Polda Sulawesi Tenggara dan Polda Maluku Utara untuk melacak jejak pengiriman paket ilegal tersebut hingga ke lokasi penerima di Halmahera Tengah.
​”Kami sedang mengejar pelaku yang teridentifikasi berdomisili di Wakatobi. Koordinasi intensif dilakukan untuk membongkar jaringan pengiriman yang beroperasi dari Kendari ke Halmahera Tengah ini,” ujar juru bicara kepolisian.
​Imbauan bagi Masyarakat
​Polisi mengimbau masyarakat di wilayah Kendari, Wakatobi, hingga Halmahera Tengah untuk tidak tergiur tawaran pembuatan SIM “jalur belakang”.
​”Kami minta warga waspada. SIM yang diperoleh tanpa tes resmi adalah dokumen palsu dan ilegal. Bagi warga yang pernah atau mengetahui adanya kiriman paket mencurigakan dengan modus serupa, segera lapor ke kantor polisi terdekat,” tambahnya.
​Atas perbuatannya, M. Adhin dijerat dengan Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Surat dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun.

Baca Juga:  Guna Memastikan Kesiapan Sarana Dan Prasarana, Kapolsek Tambora Melakukan Giat Pengecekan

(Levi)

Loading

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Bantah Tuduhan Kades JG, Tegaskan Tengah Perjuangkan Hak Lahan Masyarakat
Proses Kilat Penetapan Tersangka Pendiri Al Anfas Dipersoalkan, Mantan Hakim Soroti Gelar Perkara Polres Demak
Warga Candikuning II Bongkar Dugaan Pungli Berkedok Sumbangan Operasional, Kantongi Bukti Transfer dan Kwitansi, Ancam Tempuh Jalur Hukum
Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Arena Judi Berkedok Game Arcade, Puluhan Orang Diamankan
PERKUAT SINERGITAS, POLSEK TAMBORA GELAR GIAT JAGA JAKARTA+ ON THE SPOT
Polsek Benda Perketat Patroli Dini Hari, Sikat Ruang Gerak Begal, Curanmor dan Pelaku Kejahatan Jalanan
Patroli Cipkon Jaga Jakarta+ Polsek Neglasari, Antisipasi Tawuran dan Kejahatan Jalanan Hingga Dini Hari
AWII Minta Kejagung Tegaskan, Audit Dugaan Keterlibatan Oknum Kejaksaan di Proyek Pemkot Tangsel
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:37 WIB

Warga Bantah Tuduhan Kades JG, Tegaskan Tengah Perjuangkan Hak Lahan Masyarakat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:07 WIB

Proses Kilat Penetapan Tersangka Pendiri Al Anfas Dipersoalkan, Mantan Hakim Soroti Gelar Perkara Polres Demak

Senin, 15 Juni 2026 - 06:15 WIB

Warga Candikuning II Bongkar Dugaan Pungli Berkedok Sumbangan Operasional, Kantongi Bukti Transfer dan Kwitansi, Ancam Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:20 WIB

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Arena Judi Berkedok Game Arcade, Puluhan Orang Diamankan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:11 WIB

PERKUAT SINERGITAS, POLSEK TAMBORA GELAR GIAT JAGA JAKARTA+ ON THE SPOT

Berita Terbaru