Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Produksi Gas N2O Ilegal di Jakarta, Sembilan Orang Diamankan

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FAKTAMERAH COM – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap dugaan praktik produksi dan distribusi gas dinitrogen oksida (N2O) atau yang dikenal sebagai “whip-pink” di wilayah Jakarta.

Dalam pengungkapan tersebut, aparat kepolisian mengamankan sembilan orang yang saat ini masih berstatus sebagai terperiksa. Mereka masing-masing berinisial S, AR, P, NHM, E, ST, SL, SP, dan AS.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, menyampaikan bahwa pengungkapan dilakukan pada 13–14 April 2026 di tiga lokasi berbeda. Lokasi tersebut meliputi sebuah ruko di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat; sebuah rumah kontrakan di Pulogadung, Jakarta Timur; serta ruko lainnya di wilayah Pademangan, Jakarta Utara.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap dugaan penyalahgunaan zat tertentu yang berpotensi membahayakan kesehatan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima.

Baca Juga:  Bareskrim Polri Bongkar Tiga Jaringan Judi Online, Aset Rp51,9 Miliar Dibekukan

Selain itu, pihak kepolisian juga mengidentifikasi adanya sejumlah titik penyimpanan yang diduga terkait dengan aktivitas tersebut di berbagai daerah di Indonesia. Beberapa kota yang disebut antara lain Jakarta, Bandung, Makassar, Semarang, Yogyakarta, Balikpapan, Surabaya, Medan, Bali, dan Lombok.

Polisi menyebutkan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, perputaran ekonomi dari aktivitas tersebut diduga mencapai miliaran rupiah dalam beberapa bulan terakhir. Namun demikian, angka tersebut masih akan didalami lebih lanjut dalam proses penyidikan.

Hingga kini, aparat masih melakukan pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan guna menentukan status hukum masing-masing serta mengembangkan kasus ini.

Polri juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyalahgunakan zat kimia yang tidak sesuai peruntukannya, serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Terlibat Penipuan Rekrutmen PT NS Cikande, 30 Orang Mengaku Rugi Rp500 Juta
Kuasa Hukum BPT Soroti Kejanggalan Persidangan, Minta Dugaan Kasus Pencurian Diusut
Dedi Minta KPK Kawal Dugaan Korupsi di Papua Barat Daya, Soroti Transparansi Penyidikan
Kapolda Jabar Perkuat Pencegahan Ekstremisme dan Judi Online, Sasar Generasi Muda
Triwulan III 2026, Polsek Ujung Tanah Ungkap 8 Kasus Pencurian, Termasuk Curanmor
Respons Cepat Tim Tiger Polsek Tambora, Motor Curian Ditemukan di Pelelangan Ikan Muara Baru
Polsek Cisauk Klarifikasi Laporan Dugaan Pengoplosan Gas Subsidi, Kedua Pihak Sepakat Berdamai
RDP Sengketa Tanah Jalan Osok Berakhir Tanpa Notulen, Kuasa Hukum Soroti Sejumlah Persoalan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 04:49 WIB

Diduga Terlibat Penipuan Rekrutmen PT NS Cikande, 30 Orang Mengaku Rugi Rp500 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 04:40 WIB

Kuasa Hukum BPT Soroti Kejanggalan Persidangan, Minta Dugaan Kasus Pencurian Diusut

Senin, 2 November 2026 - 11:19 WIB

Dedi Minta KPK Kawal Dugaan Korupsi di Papua Barat Daya, Soroti Transparansi Penyidikan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:13 WIB

Kapolda Jabar Perkuat Pencegahan Ekstremisme dan Judi Online, Sasar Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:21 WIB

Triwulan III 2026, Polsek Ujung Tanah Ungkap 8 Kasus Pencurian, Termasuk Curanmor

Berita Terbaru