Kontraktor Mengadu ke KPK dan Kejagung, Pembayaran Proyek di RSUD RAT Kepri Tak Kunjung Jelas

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungpinang — Sejumlah kontraktor pelaksana proyek dan penyedia barang serta jasa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib (RAT) Kepulauan Riau (Kepri) mengeluhkan belum adanya kejelasan pembayaran atas pekerjaan yang telah mereka selesaikan.

Para kontraktor mengaku telah berulang kali meminta kejelasan kepada pihak manajemen rumah sakit, namun hingga kini tidak ada kepastian. Bahkan, sebagian pihak berencana melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) agar persoalan ini mendapat perhatian hukum.

“Sudah hampir tiga tahun sejak pekerjaan selesai, tetapi pembayaran invoice kami belum juga dilakukan oleh pengelola RSUD RAT Kepri,” ungkap salah satu kontraktor yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut informasi yang diterima, permasalahan pembayaran ini sudah terjadi sejak masa jabatan mantan Direktur RSUD RAT Kepri, dr. Yusmaneldi, hingga Plt. Luki Zahirman. Para kontraktor menilai pengelolaan anggaran di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kepri tersebut tidak transparan dan berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum.

“Permasalahan ini bukan hal baru. Dari sistem manajemen dan tata kelola penggunaan anggaran terlihat ada banyak kejanggalan. Tagihan pekerjaan kami yang nilainya mencapai miliaran rupiah belum juga dibayar, padahal seluruh pekerjaan sudah selesai sesuai kontrak,” kata sumber itu.

Baca Juga:  Maripin Munthe, Ketum AKRINDO, Kecam Pelaku Penghinaan dan Intimidasi terhadap Pekerja Wartawan

Masalah ini bahkan sempat ditangani Inspektorat Provinsi Kepri setelah adanya permintaan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepri untuk melakukan audit dan review terhadap kegiatan di RSUD RAT. Inspektorat pun memberi kesempatan kepada para kontraktor untuk melengkapi dokumen administrasi tagihan. Namun hingga kini belum ada penyelesaian.

“Kami menduga ada permainan anggaran dan potensi korupsi di tubuh RSUD RAT Kepri. Bisa saja uangnya sudah dipakai oleh oknum tertentu sehingga tidak bisa membayar tagihan kami,” tambah salah satu kontraktor lainnya.

Mereka juga menyoroti lemahnya tanggung jawab pihak manajemen RSUD RAT dalam menyelesaikan hak-hak rekanan. Menurut para kontraktor, sejak kepemimpinan dr. Yusmaneldi, banyak kegiatan proyek di rumah sakit tersebut yang bermasalah dalam hal keuangan.

“Sejak dr. Yusmaneldi menjabat Direktur RSUD RAT Kepri, banyak anggaran yang pengelolaannya diduga bermasalah. Kami hanya berharap aparat penegak hukum menindaklanjuti hal ini agar ada kejelasan dan kepastian hukum bagi kami,” ujarnya menegaskan.

( Jeko )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangdam XXII/Tambun Bungai Salurkan Bantuan Presiden bagi Warga Terdampak Karhutla di Palangka Raya
Wisuda UMT Jadi Momen Haru Keluarga, Inda Yani Bangga Intan Purnama Sari Menuntaskan Pendidikan
Generasi Merdeka Sampaikan Ucapan Selamat kepada Suyudi Ario Seto atas Persetujuan DPR sebagai Kapolri
Kemenimipas Temukan Bangunan Mirip Apartemen di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai BMN
Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Kunjungi Imigrasi Depok, Bahas Pelayanan Paspor dan Pencegahan TPPO
Lapas Cibinong Disorot, Menteri Imipas Turun Tangan Dalami Temuan Ombudsman
Renovasi Gedung DPRD Kabupaten Tangerang Disorot, Oknum Sekwan Diduga Atur Proyek
Staf Khusus Presiden Bertemu Ketua Umum FRIC, Bahas Peran Jurnalis di Era Digital
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Salurkan Bantuan Presiden bagi Warga Terdampak Karhutla di Palangka Raya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Wisuda UMT Jadi Momen Haru Keluarga, Inda Yani Bangga Intan Purnama Sari Menuntaskan Pendidikan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Generasi Merdeka Sampaikan Ucapan Selamat kepada Suyudi Ario Seto atas Persetujuan DPR sebagai Kapolri

Rabu, 30 September 2026 - 11:41 WIB

Kemenimipas Temukan Bangunan Mirip Apartemen di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai BMN

Sabtu, 26 September 2026 - 08:00 WIB

Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Kunjungi Imigrasi Depok, Bahas Pelayanan Paspor dan Pencegahan TPPO

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB