KPK Temukan Koper Berisi Rp5 Miliar Terkait Dugaan Korupsi Importasi di Lingkungan Bea Cukai

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FAKTAMERAH.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap temuan lima koper berisi uang tunai sekitar Rp5 miliar yang diduga berkaitan dengan kasus korupsi importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Koper tersebut ditemukan di sebuah rumah aman (safe house) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, saat penyidik melakukan kegiatan penggeledahan dalam rangka penyidikan perkara dugaan suap dan gratifikasi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa temuan itu menambah daftar lokasi penyimpanan uang yang diduga terkait praktik korupsi di lingkungan Bea Cukai.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Uang dalam koper yang diamankan pada saat penyidik melakukan giat geledah berada di safe house. Penyidik tentunya akan mendalami temuan lima koper berisi uang tersebut,” ujar Budi saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Rabu (18/2).

Baca Juga:  Dugaan “Uang Bulanan” Rp7 Miliar: KPK Bongkar Praktik Suap Importasi di Lingkungan Bea Cukai

KPK saat ini masih melakukan pendalaman terkait asal-usul uang dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. Penyidik juga akan menelusuri kemungkinan adanya aliran dana lain serta peran masing-masing pihak dalam kasus dugaan korupsi importasi itu.

Lembaga antirasuah tersebut menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas perkara yang melibatkan oknum pejabat di lingkungan DJBC, termasuk menelusuri aset-aset yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi.

KPK mengimbau masyarakat untuk terus mendukung upaya pemberantasan korupsi dan melaporkan jika mengetahui adanya praktik suap maupun gratifikasi di instansi pemerintah.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Generasi Merdeka: Setiap Rupiah Anggaran Harus Berdampak bagi Rakyat
Dalam Dua Hari, 6 Simpatisan dan Anggota OPM Nyatakan Setia kepada NKRI
Kapolri di Sukabumi Dorong 5.000 Peserta Pramuka PUI Siapkan Diri Jadi Pemimpin
Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Bakal Dirombak, FRIC Lebak: Harus Tepat Sasaran
Polri Imbau Orang Tua Awasi Anak, Hindari Lokasi Aksi yang Berpotensi Ricuh
DPC Demokrat Kota Tangerang Gelar Perayaan HUT-RI ke-81 dengan Lomba dan Bazaar UMKM
Dapur MBG di Lebak Diduga Tak Sesuai SOP, FRIC Desak Korwil BGN Segera Evaluasi
Ketua Presidium FPII Kasihhati Hadiri Pelantikan 36 Pejabat Pemasyarakatan Sumsel
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:33 WIB

Ketum Generasi Merdeka: Setiap Rupiah Anggaran Harus Berdampak bagi Rakyat

Kamis, 10 September 2026 - 11:26 WIB

Dalam Dua Hari, 6 Simpatisan dan Anggota OPM Nyatakan Setia kepada NKRI

Kamis, 3 September 2026 - 13:19 WIB

Kapolri di Sukabumi Dorong 5.000 Peserta Pramuka PUI Siapkan Diri Jadi Pemimpin

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Bakal Dirombak, FRIC Lebak: Harus Tepat Sasaran

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Polri Imbau Orang Tua Awasi Anak, Hindari Lokasi Aksi yang Berpotensi Ricuh

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

OTT KPK di ATR/BPN: 8 Orang Jadi Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:31 WIB