Nekat! Pedagang Obat Keras Tramadol dan Eximer di Tanjakan Diduga Berjualan dari Dalam Rumah

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang || faktamerah.com, 30 Oktober 2025 — Praktik penjualan obat keras daftar G jenis Tramadol dan Eximer di kawasan Tanjakan, Jalan Raya Rajeg Tanjakan, Desa Tanjakan, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, masih marak terjadi. Para pelaku bahkan nekat berjualan dari dalam rumah demi menghindari pantauan aparat penegak hukum.

Peredaran obat keras di wilayah ini seolah tak pernah benar-benar hilang, meski pihak kepolisian sudah berulang kali melakukan razia dan penangkapan terhadap para pelaku. Fakta di lapangan menunjukkan, setelah beberapa waktu berlalu, aktivitas penjualan tersebut kembali muncul dan berjalan seperti biasa.

Ironisnya, hingga kini belum terlihat adanya langkah tegas dari aparat penegak hukum, khususnya Polsek setempat, untuk menindaklanjuti praktik jual beli obat keras tanpa izin yang terus meresahkan masyarakat.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga yang ditemui awak media mengaku resah dengan aktivitas tersebut. Mereka menilai para pedagang obat keras itu seperti kebal hukum.

“Sudah sering dirazia, tapi tetap saja mereka buka lagi. Kami khawatir anak-anak muda di sekitar sini terjerumus karena obat-obatan itu mudah didapat,” ujar Rudi, salah satu warga setempat.

Tokoh masyarakat Desa Tanjakan, H. Mulyadi, turut angkat bicara dan mendesak aparat penegak hukum bertindak lebih serius dalam memberantas peredaran obat keras tersebut.

“Kami sebagai warga sudah sangat resah. Kalau dibiarkan terus, ini bisa merusak masa depan generasi muda. Kami berharap polisi dan instansi terkait turun langsung dan menutup tempat penjualan itu secara permanen,” tegasnya.

Peredaran obat keras seperti Tramadol dan Eximer ini dinilai sangat berbahaya karena dapat merusak mental dan fisik, terutama bagi kalangan remaja yang menjadi pembeli terbanyak.

Baca Juga:  Polisi Selidiki Laporan Dugaan Kekerasan Seksual yang Diduga Terjadi pada 2019 di Kabupaten Serang

Sesuai Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, setiap orang yang memperjualbelikan obat keras tanpa izin edar dapat dijerat dengan hukuman penjara maksimal 15 tahun dan/atau denda hingga Rp1,5 miliar.

Masyarakat pun berharap aparat penegak hukum segera bertindak tegas untuk menutup praktik ilegal ini dan menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan obat keras.

( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respons Cepat Tim Tiger Polsek Tambora, Motor Curian Ditemukan di Pelelangan Ikan Muara Baru
Polsek Cisauk Klarifikasi Laporan Dugaan Pengoplosan Gas Subsidi, Kedua Pihak Sepakat Berdamai
RDP Sengketa Tanah Jalan Osok Berakhir Tanpa Notulen, Kuasa Hukum Soroti Sejumlah Persoalan
Kapolres Kuningan Pimpin Apel Operasi Patuh Lodaya 2026, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan
Polsek Tambora Respons Aduan Warga Terkait Ancaman Pembakaran Rumah di Pekojan
Tim Tiger Polsek Tambora Amankan Pria yang Diduga Curi Dua Karung Bawang Putih
Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE
Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Wakapolda Banten Tekankan Penguatan Mental dan Integritas Personel
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Respons Cepat Tim Tiger Polsek Tambora, Motor Curian Ditemukan di Pelelangan Ikan Muara Baru

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polsek Cisauk Klarifikasi Laporan Dugaan Pengoplosan Gas Subsidi, Kedua Pihak Sepakat Berdamai

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:43 WIB

RDP Sengketa Tanah Jalan Osok Berakhir Tanpa Notulen, Kuasa Hukum Soroti Sejumlah Persoalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Kapolres Kuningan Pimpin Apel Operasi Patuh Lodaya 2026, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Polsek Tambora Respons Aduan Warga Terkait Ancaman Pembakaran Rumah di Pekojan

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB