Satpol PP Cempaka Putih Tertibkan PKL yang Gunakan Trotoar, Delapan Pedagang Terjaring Operasi

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, FaktaMerah.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cempaka Putih menggelar Operasi Bina Tertib Praja dengan menyasar pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar. Dalam operasi tersebut, delapan pedagang terjaring penertiban karena dinilai melanggar aturan pemanfaatan fasilitas umum.

Operasi yang melibatkan unsur gabungan kecamatan itu dilakukan sebagai upaya mengembalikan fungsi trotoar agar dapat digunakan secara aman dan nyaman oleh pejalan kaki serta menjaga ketertiban umum di wilayah Cempaka Putih.

Kasatpol PP Kecamatan Cempaka Putih, Muryadin, menjelaskan bahwa dari delapan PKL yang terjaring, lima pedagang diberikan surat peringatan atau kartu kuning sebagai bentuk pembinaan. Sementara tiga lapak lainnya ditertibkan dan sarana dagang diangkut petugas karena tetap berjualan di lokasi yang dilarang.

Selain melakukan penertiban, petugas juga mendata identitas para pedagang sebagai bagian dari proses pembinaan. Langkah tersebut diambil agar para pedagang tidak kembali menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan yang berpotensi mengganggu hak pejalan kaki dan ketertiban lingkungan.

Pemerintah Kecamatan Cempaka Putih menegaskan bahwa pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas dalam setiap operasi penertiban. Namun, apabila pelanggaran terus berulang, tindakan sesuai ketentuan peraturan daerah dapat diterapkan secara bertahap.

Satpol PP juga mengimbau para pedagang agar memanfaatkan lokasi usaha yang telah disediakan atau diperbolehkan oleh pemerintah sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu kepentingan masyarakat luas.

Operasi Bina Tertib Praja akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menciptakan ruang publik yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.

(Eka Hermawati)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

70 Petugas Bersihkan Puing Kebakaran di Keagungan Jakbar, 10 Ton Sampah Diangkut
Polsek Pulomerak Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Laut di Perairan Pulau Tempurung
Jalan Baru Diduga Jadi Parkir Liar, Aparat Ke Mana? Dishub dan Satpol PP Diminta Jangan Tutup Mata
Kios Furnitur dan Warung Terbakar di Ciledug Tangerang, Damkar Dikerahkan
Polda Banten Perbarui Informasi Penemuan Jasad di Baros, Identitas Masih Menunggu Hasil Laboratorium
Jasad Pria Ditemukan di Pantai Labuan, Polda Banten Sebut Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1
Renovasi Gedung DPRD Kabupaten Tangerang Disorot, Oknum Sekwan Diduga Atur Proyek
Polda Banten Pastikan Jenazah Pelajar di Mukomuko Tidak Terkait KM Arupadatu I
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:13 WIB

70 Petugas Bersihkan Puing Kebakaran di Keagungan Jakbar, 10 Ton Sampah Diangkut

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Polsek Pulomerak Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Laut di Perairan Pulau Tempurung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Jalan Baru Diduga Jadi Parkir Liar, Aparat Ke Mana? Dishub dan Satpol PP Diminta Jangan Tutup Mata

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Kios Furnitur dan Warung Terbakar di Ciledug Tangerang, Damkar Dikerahkan

Rabu, 30 September 2026 - 17:02 WIB

Polda Banten Perbarui Informasi Penemuan Jasad di Baros, Identitas Masih Menunggu Hasil Laboratorium

Berita Terbaru