Tangsel Darurat Obat Keras: Pamulang Disebut Jadi “Surga” Peredaran Tramadol dan Eximer

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN | FAKTAMERAH.COM — Peredaran obat keras Daftar G di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan kian mengkhawatirkan. Sejumlah titik di kawasan Pamulang diduga menjadi lokasi penjualan bebas obat-obatan keras tanpa izin resmi, sehingga wilayah tersebut disebut-sebut bak “surga” bagi mafia peredaran obat Daftar G.
Temuan ini bermula saat awak media mendapati seorang pemuda tengah membeli obat keras jenis Tramadol di sebuah toko yang berlokasi di Jalan Dr. Setiabudi No. 48C, Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, pada Minggu (21/12/2025).
“Saya beli Tramadol di toko itu, Bang. Harganya Rp60 ribu,” ujar pemuda berinisial AL kepada awak media.
Menindaklanjuti temuan tersebut, awak media kemudian melakukan konfirmasi langsung kepada penjaga toko yang diduga memperjualbelikan obat keras Daftar G secara bebas tanpa resep dokter.
“Bang, saya cuma kerja sama SA. Saya jual dua item, Eximer dan Tramadol. Toko buka dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam. Omzet sehari bisa sampai Rp4 juta,” ungkap penjaga toko berinisial FR.
Berdasarkan penelusuran awak media serta sejumlah pemberitaan media online yang telah beredar sebelumnya, praktik peredaran obat keras Daftar G di wilayah Tangerang Selatan bukanlah hal baru. Aktivitas ini diduga berlangsung secara sistematis dan terstruktur, namun terkesan jarang tersentuh penegakan hukum.
Dalam berbagai informasi yang beredar di masyarakat, nama SA dan RA kerap disebut-sebut sebagai pihak yang diduga mengendalikan sejumlah toko yang menjual obat keras Daftar G di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi atau keterangan resmi dari pihak-pihak yang disebutkan.
Perlu diketahui, obat keras Daftar G seperti Eximer dan Tramadol memiliki potensi tinggi menimbulkan ketergantungan serta berdampak serius terhadap kesehatan, terutama jika dikonsumsi tanpa pengawasan medis. Penyalahgunaan obat-obatan ini dinilai sangat berbahaya dan berpotensi merusak masa depan generasi muda.
Atas kondisi tersebut, masyarakat mendesak aparat penegak hukum serta instansi terkait, seperti Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Dinas Kesehatan setempat, untuk segera mengambil langkah konkret dan tegas.
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, penjualan bebas obat keras Daftar G merupakan pelanggaran serius. Dalam Pasal 197 dan Pasal 198, pelaku dapat diancam pidana penjara hingga 15 tahun serta denda maksimal Rp1,5 miliar.
Publik juga mendesak Polsek Pamulang yang dipimpin Kompol Widya Agustiono, S.E., S.I.K., serta Polres Tangerang Selatan di bawah kepemimpinan AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang, S.H., S.I.K., M.Si., agar segera bertindak tegas, transparan, dan profesional. Jika dibiarkan berlarut-larut, peredaran obat keras ilegal ini dikhawatirkan akan semakin merusak generasi muda serta mencederai kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di wilayah Tangerang Selatan.

Baca Juga:  Janji Nikah Tak Ditepati, Dugaan Pelecehan di Jambe Belum Terungkap

( Ramdani )

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jabar Perkuat Pencegahan Ekstremisme dan Judi Online, Sasar Generasi Muda
Triwulan III 2026, Polsek Ujung Tanah Ungkap 8 Kasus Pencurian, Termasuk Curanmor
Respons Cepat Tim Tiger Polsek Tambora, Motor Curian Ditemukan di Pelelangan Ikan Muara Baru
Polsek Cisauk Klarifikasi Laporan Dugaan Pengoplosan Gas Subsidi, Kedua Pihak Sepakat Berdamai
RDP Sengketa Tanah Jalan Osok Berakhir Tanpa Notulen, Kuasa Hukum Soroti Sejumlah Persoalan
Kapolres Kuningan Pimpin Apel Operasi Patuh Lodaya 2026, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan
Polsek Tambora Respons Aduan Warga Terkait Ancaman Pembakaran Rumah di Pekojan
Tim Tiger Polsek Tambora Amankan Pria yang Diduga Curi Dua Karung Bawang Putih
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:13 WIB

Kapolda Jabar Perkuat Pencegahan Ekstremisme dan Judi Online, Sasar Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:21 WIB

Triwulan III 2026, Polsek Ujung Tanah Ungkap 8 Kasus Pencurian, Termasuk Curanmor

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Respons Cepat Tim Tiger Polsek Tambora, Motor Curian Ditemukan di Pelelangan Ikan Muara Baru

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polsek Cisauk Klarifikasi Laporan Dugaan Pengoplosan Gas Subsidi, Kedua Pihak Sepakat Berdamai

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:43 WIB

RDP Sengketa Tanah Jalan Osok Berakhir Tanpa Notulen, Kuasa Hukum Soroti Sejumlah Persoalan

Berita Terbaru