JAKARTA, FaktaMerah.com – Pemberitaan mengenai seorang ibu lanjut usia yang disebut mengeluhkan biaya perawatan rawat jalan sebesar Rp5 juta di Ultra Addiction Center mendapat perhatian dari Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT), Minggu (13/9/2026).
Pemberitaan tersebut sebelumnya dimuat oleh Kupasmerdeka.com pada 11 September 2026 dengan judul “Ibu Lansia Mengadu ke Kupas Merdeka, Keluarga Darly Mengaku Diminta Rp5 Juta untuk Rawat Jalan.”
GMOCT kemudian melakukan upaya konfirmasi kepada pihak yang disebut sebagai ibu dari Darly untuk memperoleh keterangan langsung mengenai sejumlah informasi yang dimuat dalam pemberitaan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya memperoleh informasi yang berimbang, sekaligus memberikan kesempatan kepada pihak-pihak terkait untuk menyampaikan klarifikasi.
Upaya Konfirmasi Belum Mendapat Tanggapan
Berdasarkan keterangan GMOCT, upaya konfirmasi pertama dilakukan pada Jumat, 11 September 2026 sekitar pukul 19.43 WIB melalui pesan WhatsApp ke nomor yang disebut berkaitan dengan narasumber.
Sejumlah pertanyaan disampaikan, antara lain mengenai keberadaan Darly di Ultra, alasan keluarga tidak memenuhi undangan pihak Ultra, pengetahuan keluarga mengenai kondisi Darly, serta proses yang berkaitan dengan rekomendasi rehabilitasi.
Menurut GMOCT, pesan tersebut telah terkirim dan terbaca, namun tidak memperoleh tanggapan.
Upaya konfirmasi kembali dilakukan pada Sabtu, 12 September 2026 sekitar pukul 12.37 WIB oleh Sekretaris Umum DPP GMOCT, Asep NS.
Dalam pesan tersebut, Asep kembali meminta kesediaan narasumber memberikan jawaban atas pertanyaan yang telah disampaikan sebelumnya.
Namun, hingga berita ini disusun, GMOCT menyatakan belum menerima tanggapan dari pihak yang dihubungi.
GMOCT juga menyebut pesan berikutnya hanya menunjukkan status satu tanda centang. Kondisi tersebut oleh GMOCT diduga sebagai kemungkinan bahwa kontak telah diblokir, namun hal itu belum dapat dipastikan secara independen.
GMOCT Dorong Pemberitaan Berimbang
Asep NS mengatakan upaya konfirmasi tersebut dilakukan untuk memperoleh perspektif dari pihak yang disebut dalam pemberitaan sekaligus menghindari pemberitaan yang hanya bertumpu pada satu sumber.
“Kami melakukan konfirmasi untuk mendapatkan informasi yang utuh dan berimbang. Sampai saat ini, pihak yang kami hubungi belum memberikan tanggapan,” ujar Asep.
Menurutnya, tidak adanya tanggapan dari narasumber membuat pihaknya belum dapat memastikan kebenaran sejumlah informasi yang beredar, termasuk mengenai dugaan permintaan biaya rawat jalan sebesar Rp5 juta.
GMOCT menilai pihak yang diberitakan juga perlu diberikan ruang untuk menjelaskan duduk perkara dari perspektif mereka.
Minta Pihak Terkait Berikan Klarifikasi
GMOCT mendorong manajemen Yayasan Pemulihan Natura Indonesia Ultra Addiction Center untuk memberikan penjelasan resmi mengenai informasi yang menyebut adanya permintaan biaya sebesar Rp5 juta untuk layanan rawat jalan.
Klarifikasi tersebut dinilai penting agar publik memperoleh informasi dari kedua sisi dan tidak mengambil kesimpulan hanya berdasarkan satu pemberitaan.
GMOCT juga menyarankan pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan untuk menggunakan mekanisme penyelesaian sengketa pers sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk hak jawab dan hak koreksi serta mekanisme pengaduan kepada Dewan Pers apabila diperlukan.
Ruang Hak Jawab Tetap Terbuka
GMOCT menyatakan ruang klarifikasi dan hak jawab tetap terbuka bagi seluruh pihak yang disebut maupun berkepentingan dengan pemberitaan tersebut.
Setiap informasi baru, bantahan, atau klarifikasi dari pihak terkait akan menjadi bahan untuk memperbarui pemberitaan secara proporsional.
GMOCT menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan biaya Rp5 juta tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak-pihak terkait. Karena itu, seluruh pihak diharapkan tidak menarik kesimpulan sebelum informasi tersebut diverifikasi secara menyeluruh.
No. Pengaduan/Hak Jawab: 082117586762
Team/Red (Penajournalis)
GMOCT – Gabungan Media Online dan Cetak Ternama
![]()







