Proyek Drainase di Kapling Pasar Kelapa Cilegon Diduga Asal-Asalan, Aktivis Soroti Kesalahan Teknis

- Penulis

Sabtu, 15 November 2025 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilegon – Proyek pengerjaan drainase di kawasan Kapling Pasar Kelapa, Kota Cilegon, menuai sorotan tajam setelah diduga dikerjakan secara asal-asalan dan tidak sesuai standar teknis.

Kritik tersebut disampaikan oleh aktivis anti-korupsi, Rudi Jangkung, pada Jumat (14/11/2025). Ia menilai terdapat kesalahan teknis yang mencolok dalam pemasangan saluran pembuangan air (udit) di lokasi proyek.

Menurut Rudi, pemasangan udit seharusnya diawali dengan pembuatan lantai kerja sebagai dasar utama agar kemiringan saluran dapat terukur dengan benar. Namun, hal itu diduga tidak dilakukan oleh pihak pelaksana.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebelum dipasang, udit itu harusnya ada lantai kerja supaya level kemiringannya jelas. Ini bagaimana air mau mengalir kalau pemasangannya asal begini? Oknum pelaksana JP masih saja dipakai, parah benar,” ujar Rudi dengan nada kecewa.

Ia menambahkan, proyek drainase yang mestinya menjadi solusi pencegahan banjir di kawasan tersebut justru berpotensi menimbulkan masalah baru bila tidak segera diperbaiki.

Baca Juga:  Menko Pangan Zulkifli Hasan Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan dalam Kuliah Umum di Seskoad

Proyek drainase ini diketahui dibiayai melalui anggaran sebesar Rp 91 juta dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cilegon tahun anggaran 2025. Proses pengerjaan mengacu pada kontrak bernomor SPK 600.1.9.4/1783/SPK/BM/DPUPR dan dikerjakan oleh sebuah CV lokal. Namun, dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan di lapangan dikhawatirkan dapat mencoreng kredibilitas pengadaan pemerintah setempat.

Saat ditemui di lokasi pekerjaan, mandor proyek bernama Alaif enggan memberikan penjelasan teknis. Alih-alih memberikan klarifikasi, ia justru meminta agar awak media menghubungi pihak keluarganya.

“Hubungi saja Bapak Joni Puyunghay, saya anaknya,” ujar Alaif dengan nada ketus.

Sikap tersebut makin menimbulkan tanya publik mengenai transparansi dan akuntabilitas proyek yang menggunakan anggaran negara.

Hingga berita ini diterbitkan, Kabid PUPR Kota Cilegon belum memberikan respons atas konfirmasi yang dilayangkan. Publik kini menunggu penjelasan resmi dari DPUPR Cilegon serta langkah tegas agar anggaran negara tidak terbuang sia-sia akibat pekerjaan yang diduga tidak sesuai standar.

(Team/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangdam XXII/Tambun Bungai Salurkan Bantuan Presiden bagi Warga Terdampak Karhutla di Palangka Raya
Wisuda UMT Jadi Momen Haru Keluarga, Inda Yani Bangga Intan Purnama Sari Menuntaskan Pendidikan
Generasi Merdeka Sampaikan Ucapan Selamat kepada Suyudi Ario Seto atas Persetujuan DPR sebagai Kapolri
Kemenimipas Temukan Bangunan Mirip Apartemen di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai BMN
Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Kunjungi Imigrasi Depok, Bahas Pelayanan Paspor dan Pencegahan TPPO
Lapas Cibinong Disorot, Menteri Imipas Turun Tangan Dalami Temuan Ombudsman
Renovasi Gedung DPRD Kabupaten Tangerang Disorot, Oknum Sekwan Diduga Atur Proyek
Staf Khusus Presiden Bertemu Ketua Umum FRIC, Bahas Peran Jurnalis di Era Digital
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Salurkan Bantuan Presiden bagi Warga Terdampak Karhutla di Palangka Raya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Wisuda UMT Jadi Momen Haru Keluarga, Inda Yani Bangga Intan Purnama Sari Menuntaskan Pendidikan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Generasi Merdeka Sampaikan Ucapan Selamat kepada Suyudi Ario Seto atas Persetujuan DPR sebagai Kapolri

Rabu, 30 September 2026 - 11:41 WIB

Kemenimipas Temukan Bangunan Mirip Apartemen di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai BMN

Sabtu, 26 September 2026 - 08:00 WIB

Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Kunjungi Imigrasi Depok, Bahas Pelayanan Paspor dan Pencegahan TPPO

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB